Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

Wednesday, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 February 2020

13 SSK Masih Diperbantukan di Papua Barat

Jumat 23 Aug 2019 19:44 WIB

Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Warga membersihkan puing sisa kerusuhan di salah satu gedung yang terbakar di Manokwari, Papua Barat, Selasa (20/8/2019). Pascakerusuhan yang terjadi pada Senin (19/8), kondisi Manokwari sudah kondusif dan warga mulai melakukan aktivitas di ruang publik.

[Ilustrasi] Warga membersihkan puing sisa kerusuhan di salah satu gedung yang terbakar di Manokwari, Papua Barat, Selasa (20/8/2019). Pascakerusuhan yang terjadi pada Senin (19/8), kondisi Manokwari sudah kondusif dan warga mulai melakukan aktivitas di ruang publik.

Foto: Antara
Hingga hari ini, terdapat aksi damai di Sorong dan Kaimana yang berjalan lancar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANOKWARI -- Sebanyak 13 satuan setingkat kompi (SSK) dari sejumlah Polda masih diperbantukan di wilayah Papua Barat meski kondisi keamanan dinilai sudah kondusif. Sejak sehari setelah kericuhan terjadi di Manokwari, Polda Papua Barat mendapat kekuatan tambahan sebanyak 6 SSK.

Baca Juga

Kapolda Papua Barat Brigjen Polisi Herry Rudolf Nahak di Manokwari, Jumat (23/8), mengatakan satu SSK di antaranya digeser ke Kabupaten Fakfak karena terdapat aksi. Dengan demikian, sebanyak 5 SSK dari Polda Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Maluku bersiaga di Manokwari.

Untuk keamanan Fakfak, selain 1 SSK dari Polda Sulawesi Tenggara yang digeser dari Manokwari, juga terdapat tambahan kekuatan 1 SSK dari Polda Kalimantan Timur. Sementara untuk Kota Sorong, personel yang diperbantukan sebanyak 6 SSK dari Sulawesi Selatan, Bali dan NTB.

"Saya berharap aktivitas berjalan normal seperti sedia kala. Kegiatan sekolah dan ekonomi berjalan normal," ujar Herry Rudolf Nahak.

Menurut dia, terdapat aksi unjuk rasa pada Jumat di Sorong, tetapi semua berjalan normal. Masyakarat pun membantu membuka ruas jalan yang diblokade dan bersih-bersih.

Sementara aksi damai juga terjadi di Kabupaten Kaimana menolak rasisme yang hingga akhir berjalan lancar. "Kabupaten lain relatif tidak ada kegiatan sehingga bisa dikatakan secara umum situasi wilayah hukum Polda Papua Barat dalam keadaan baik dan kondusif. Saat ini siaga jaga situasi keaamanan," tutur Kapolda.

Ia mengatakan belum diketahui sampai kapan tambahan kekuatan tersebut bersiaga di wilayah Papua Barat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA