Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Harga Tomat Merangkak Naik, Petani Lembang Masih Merugi

Sabtu 24 Aug 2019 00:39 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Harga Tomat sempat mencapai Rp 500 per kilogram, meski kini mulai merangkak naik.

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Harga komoditas sayuran tomat di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung, mengalami penurunan. Dalam satu pekan belakangan, harga tomat sempat mencapai Rp 500 per kilogram.

Namun, saat ini harga merangkak naik Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per kilogram. Meski begitu, harga tersebut belum terlalu menguntungkan bagi para petani.

"Harga kemarin mencapai Rp 500 per kilogram. Sekarang sudah ke angka Rp 1.000 sampai Rp 1.500 per kilogram. Kalau di Pasar Lembang, harga per kilogram mencapai Rp 3.000," ujar salah seorang petani Cibodas, Dadan, Jumat (23/8/2019).

AYO BACA : Kisah Foto Wisuda di Kebun Tomat

Dirinya mengungkapkan, harga tomat sayur saat ini sebesar Rp 1.000 hingga Rp 1.500 terbilang belum menguntungkan para petani. Sebab, biaya produksi untuk menanam tomat sayur relatif lebih besar dibandingkan harga jual sekarang.

"Hitungannya itu Rp 5.000 per pohon termasuk untuk tenaga kerja. Misal target panen maksimal 3 kilogram di satu pohon. Sekarang Rp 1.000 dikalikan 3 kilogram, jadi Rp 3.000. Jadi, petani rugi Rp 2.000," ungkapnya.

AYO BACA : Segudang Manfaat dan Ramuan Tomat untuk Kesehatan Kulit dan Rambut Anda

Ia mengungkapkan, pada musim kemarau saat ini produksi tomat relatif bagus meski sulit air. Namun, di wilayah Garut produksi tomat pun melimpah sehingga harga tomat di pasaran menjadi menurun karena stok berlimpah.

Akibat harga tomat yang murah, Dadan menambahkan produk tomat apel yang diproduksinya tidak terlalu laku di pasaran. Sebab, konsumen lebih memilih membeli komoditas tomat sayur yang harganya tengah murah.

"Dijual ke pasar juga, tomat kecil (tomat apel) tidak mau nerima. Mereka inginnya tomat biasa," katanya. Menurutnya, luas area green house milik mitranya mencapai setengah hektar. Produksi tomat apel paling rendah mencapai 2 hingga tiga ton.

"Penurunan tomat sayur satu bulan terakhir ada. Tapi sayuran cabai, buncis, dan brokoli lagi bagus," katanya. Saat ini, katanya, cabai keriting di pasar mencapai Rp 52.000 per kilogram, sedangkan di petani Rp 40.000 hingga Rp 45.000 per kilogram.

Kemudian, brokoli Rp 10.000 per kilogram dan cabai tanjung mengalami penurunan dari Rp 70.000 menjadi Rp 30.000 karena ada pasokan datang dari Jawa.

AYO BACA : Manfaat Ajaib Saus Tomat Untuk Membersihkan Peralatan

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA