Sabtu, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Sabtu, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

3.000 Porsi Mi Ayam Ramaikan Festival Mi Kempal Bogasari

Ahad 25 Agu 2019 02:37 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Festival Mi saat digelar di Kuningan, Jawa Barat beberapa waktu lalu

Festival Mi saat digelar di Kuningan, Jawa Barat beberapa waktu lalu

Foto: Bogasari
Peserta festival mi menjual harga mi ayam hanya Rp 5.000 per porsi.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Palembang menjadi kota pertama Festival Mi 2019 di wilayah Pulau Sumatra. Sebelumnya, Festival Mi 2019 yang digelar Bogasari bersama paguyuban mi ayam di berbagai daerah berlangsung di empat kota di Pulau Jawa yakni Purwakarta, Bogor, Solo dan Kuningan.

Kali ini Bogasari kerja sama dengan Paguyuban Kempal (Kelompok Mie Palembang) akan menggelar Festival Mie 2019, Ahad (25/8) Halaman Kantor Gubernur Sumatra Selatan.

Baca Juga

Dalam festival mie ini, 30 penjaja mi ayam dari berbagai UKM mitra binaan Bogasari akan menyediakan 3.000 porsi mi dengan cukup hanya membayar Rp 5.000. Acara akan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Keunikan festival mi kali ini dibanding kota lainnya adalah masyarakat yang sudah membeli kupon mi ayam seharga Rp 5.000 dapat mengikuti lomba jalan santai dengan beragam hadiah doorprize.

Doorprize yang disiapkan antara lain sepeda, rice box, setrika, dispenser, kipas angin, dan magic com. Festival mi di Palembang ini merupakan komitmen Bogasari dengan mitra UKM binaan yang tergabung dalam berbagai paguyuban.

Bogor merupakan kota ke-5 dari 15 kota yang direncanakan untuk festival mi. Rencana lokasi selanjutnya adalah Semarang, Samarinda, Sukabumi, Jakarta, Cirebon, Jambi, Malang, dan kota-kota lainnya.

Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma menegaskan, peluang UKM berbasis terigu untuk tumbuh di berbagai wilayah masih besar, termasuk di wilayah Sumatera Selatan. Terbukti saat ini, jumlah UKM berbasis terigu yang sudah menjadi mitra binaan Bogasari melalui Program Kemitraan Bogasari Mitra Card (BMC) di wilayah Sumatra Selatan sudah mencapai sekitar 1.700 anggota. Konsumsi terigu mereka sekitar 3.000 ton per bulan. 

“Sekitar 60 persen anggota BMC Sumatra Selatan berlokasi di sekitar Kota Palembang dan sekitar 200 UKM bergerak di sektor mi," ujar Erwin dalam siaran pers, Sabtu (24/8).

Sukirno, Ketua Paguyuban Kempal mengaku bersyukur, Palembang berkesempatan menjadi lokasi penyelenggaraan road show Festival Mie 2019  yang akan berlangsung di 15 kota. "Kami bangga, Palembang menjadi salah satu kota yang dipilih dan semoga semakin membangkitkan usaha para UKM sektor mi ayam di wilayah Palembang dan sekitarnya," ucap pemilik Mie Soker yang sudah menjalankan usaha sejak 18 tahun lalu.

Sukirno menghabiskan 11 ton terigu Cakra Kembar per bulan. Untuk menjalankan usaha tersebut, ia sudah memiliki 14 karyawan. Sejumlah anggota Kempal yang akan menjual mi ayam di acara ini antara lain Mie Soker, Mie Berkah, Mie Serasi, Mie Dzohir, Mie Karsiman, dan Mie Mujianti.

Selain mi ayam, di festival mi ini juga akan dijual berbagai produk Indofood antara lain minyak goreng Bimoli, susu Indomilk, minuman Ichi Ocha, air mineral Club, dan sebagainya dengan harga spesial.

Selain jalan santai dan kuliner mie ayam, di acara Festival Mie 2019 Palembang ini juga digelar lomba Menggambar dan Mewarnai untuk anak TK dengan tema Gerobak Mie, Lomba Cepat Makan Mie, dan Lomba Kreasi Mie secara berkelompok dengan anggota dua orang. Pemenang dari ketiga lomba tersebut akan mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 500 untuk juara 1, Rp 300 (juara 2), dan Rp 200 (juara 3) beserta piala penghargaan. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA