Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Saturday, 22 Muharram 1441 / 21 September 2019

Sekolah di Sorong Kembali Diliburkan

Senin 26 Aug 2019 10:06 WIB

Rep: Antara/ Red: Indira Rezkisari

Warga binaan membersihkan sisa kebakaran di kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sorong, Papua Barat, Rabu (21/8/2019).

Warga binaan membersihkan sisa kebakaran di kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sorong, Papua Barat, Rabu (21/8/2019).

Foto: Antara/Olha Mulalinda
Sekolah Sorong diliburkan antisipasi rencana aksi massa hari ini.

REPUBLIKA.CO.ID, SORONG -- Sekolah di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, diliburkan. Tidak adanya sekolah mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa menuntut pelaku rasisme bagi mahasiswa Papua di Surabaya ditangkap.

Baca Juga

Pantauan di Sorong, Senin (26/8), siswa mulai dari SD sampai SMA dipulangkan karena khawatir aksi unjuk rasa hari ricuh.

Sepanjang jalan kota Sorong nampak sepi hari ini. Tidak banyak angkutan umum beroperasi sehingga banyak siswa yang berjalan kaki pulang ke rumah.

Agus salah seorang siswa SMA 2 Sorong yang diterima di jalan kilometer 10 mengatakan sekolahnya libur karena dikabarkan akan dilakukan aksi unjuk rasa hari ini. "Tadi pagi kami masuk sekolah tapi guru menyuruh kami pulang karena takut aksi unjuk rasa ricuh seperti tanggal 19 Agustus 2019," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Niko, guru SMP Negeri 5 Sorong. Ia mengakui sekolahnya diliburkan karena takut aksi unjuk rasa ricuh seperti tanggal 19 Agustus 2019.

Aktivitas Kota Sorong hingga siang ini, nampak sepi tidak seperti biasanya. Sebagian toko tutup. Tampak aparat gabungan TNI dan Polri berjaga-jaga di seluruh jalan protokol.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA