Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Pemkot Bandung Kaji Lokasi Baru Bangun Mal Pelayanan Publik

Senin 26 Aug 2019 15:06 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Dwi Murdaningsih

Warga mendatangi pelayanan administrasi satu atap di Graha Tiyasa Mall Pelayanan Publik (MPP), Plaza Lippo Keboen Raya, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/8/2019).

Warga mendatangi pelayanan administrasi satu atap di Graha Tiyasa Mall Pelayanan Publik (MPP), Plaza Lippo Keboen Raya, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/8/2019).

Foto: Antara/Arif Firmansyah
Amfiteater Taman Tegallega masuk menjadi salah satu opsi lokasi pembangunan MPP.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung mengkaji sejumlah lokasi yang memungkinkan dijadikan gedung Mal Pelayanan Publik. Sejumlah lokasi menjadi alternatif pilihan untuk nantinya dipilih menjadi tempat paling terbaik dibangunnya gedung pusat perizinan dan pelayanan masyarakat tersebut.

Baca Juga

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana meninjau lokasi baru alternatif pilihan. Sebelumnya ada dua lokasi yang menjadi pilihan untuk dibangun Mal Pelayanan Publik, yakni di Gedung Ex Matahari Banceuy dan di Jalan Cianjur. Amfiteater Taman Tegallega masuk menjadi salah satu opsi lokasi pembangunan mal pelayanan publik Kota Bandung. Hal itu karena lokasinya yang strategis berada di tengah kota.

“Semangatnya tahun ini, kita akan membuat mal pelayanan publik. Saya ditugaskan Pak Wali melihat beberapa opsi tempat. Ini salah satu opsi tempat yang kita lihat,” kata Yana saat di sela-sela peninjauan ke Taman Tegalega akhir pekan kemarin.

Yana menuturkan, untuk membangun mal pelayanan publik, Pemkot Bandung memang sudah memiliki beberapa opsi lokasi. Selain Amfiteater Taman Tegallega, Yana juga akan secepatnya meninjau sejumlah lokasi lainnya sebagai alternatif pilihan mal pelayanan publik.

“Saya hanya melihat opsi saja. Saya belum lihat semua dari sekian banyak. Dilihat supaya pada saat menyampaikan ke pak Wali untuk diputuskan oleh tim akan banyak opsi. Tapi semangatnya tahun ini ada satu lokasi yang bisa diaktivasi menjadi mall pelayanan publik,” tuturnya.

Yana mengungkapkan, Amfiteater Taman Tegallega secara tata letak cukup strategis karena berada di tengah kota. Kawasan Tegallega ini sangat mudah diakses karena banyak angkutan umum melewatinya. Namun, kata dia, harus ada beberapa renovasi gedung dan proses lainnya.

“Kalau secara lokasi iya, ruang dan luasan dan akses baik. Cuma ini prosesnya masih panjang ya, harus ada DED (Detail Engineering Design) lagi, harus renovasi lalu pengajuan prosesnya masih panjang,” ungkapnya.

Yana memaparkan, pembuatan mal pelayanan publik ini sebetulnya tidak perlu menggunakan tempat yang mewah. Sebab, hanya menempatkan beberapa gerai pelayanan Pemkot Bandung.

Sedangkan kantor pusat tetap berada di dinas masing-masing. Intinya, sambung Yana, semangat Pemkot Bandung untuk membuat mal pelayanan publik ini guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. Utamanya, pengurusan administrasi bisa tuntas dengan hanya datang ke satu tempat saja.

“Ini sudah tuntutan masyarakat, karena kita harus sudah semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar semakin mudah,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA