Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Di Keraton, Raja Malaysia Disuguhi Makanan Tradisional

Rabu 28 Aug 2019 19:12 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi

Kunjungan Keraton Yogyakarta. Sri Sultan Hamengku Buwono X (kedua kanan) bersama istri GKR Hemas, Raja Malaysia Sri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XVI, Sultan Abdullah Ri'ayatauddin Al Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah (kedua kiri) dan istri Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah binti Almarhum Al-Mutawakkil Alallah Sultan Iskandar Al-Haj berfoto bersama saat pertemuan di Keraton Yogyakarta, Rabu (28/8/2019).

Kunjungan Keraton Yogyakarta. Sri Sultan Hamengku Buwono X (kedua kanan) bersama istri GKR Hemas, Raja Malaysia Sri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XVI, Sultan Abdullah Ri'ayatauddin Al Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah (kedua kiri) dan istri Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah binti Almarhum Al-Mutawakkil Alallah Sultan Iskandar Al-Haj berfoto bersama saat pertemuan di Keraton Yogyakarta, Rabu (28/8/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Raja Malaysia juga disuguhi dengan tarian khas Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwobo X mengatakan, Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong XVI Al-Sultan Abdullah Ri'ayatauddin Al Mustafa Billah Shah disuguhi dengan makanan tradisional khas Yogyakarta. Sultan Abdullah didampingi istri dan ketiga anaknya mengunjungi Keraton Yogyakarta pada Rabu (28/8).

"Kita suguhkan makanan tradisional saja. Lidahnya ya cocok saja," kata Sultan di Keraton Yogyakarta, Rabu (28/8).

Selain disuguhi dengan makanan tradisional, Raja Malaysia dan rombongannya tersebut juga sempat keliling keraton. Mereka melihat berbagai koleksi yang ada di keraton. "Tadi melihat manuscript," kata Sultan.

Selain itu, Raja Malaysia juga disuguhi tarian khas Yogyakarta. Tarian yang ditampilkan yakni Beksan Lawung Alus di Tratag Bangsal Kencana. Saat menyaksikan tarian tersebut, Raja Malaysia pun kagum. Bahkan, Permaisuri Sultan Abdullah juga sempat mengabadikan tarian tersebut melalui ponselnya.

"Bagus (tariannya)," kata Sultan menyampaikan kembali perkataan Sultan Abdullah.

Sultan menyebutkan, tidak ada pembicaraan penting terkait kerja sama antarnegara dengan Raja Malaysia. Kunjungan yang dilakukan hanya untuk bersilaturahmi. "Tidak membahas apa-apa. Hanya sekedar silaturahmi saja," ujar Sultan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA