Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

19 Siswa SD Kamasan Diduga Keracunan Permen Kedaluwarsa

Kamis 29 Aug 2019 15:45 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Esthi Maharani

Peristiwa keracunan makanan menimpa anak-anak

Peristiwa keracunan makanan menimpa anak-anak

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
para siswa sempat mengalami gejala pusing, mual dan muntah serta sakit tenggorokan

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Sebanyak 19 siswa Sekolah Dasar (SD) Kamasan III, Banjaran, Kabupaten Bandung diduga mengalami keracunan akibat memakan permen kedaluwarsa, Kamis (29/8). Akibatnya, mereka mendapatkan perawatan intensif di puskesmas Kiangroke, Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, diduga ke 19 anak tersebut mengalami keracunan dari jajanan permen yang dikonsumsinya. Akibatnya, para siswa sempat mengalami gejala pusing, mual dan muntah serta sakit tenggorokan.

"Kejadian pukul 07.00 Wib setelah membeli permen (di luar lingkungan sekolah). Terus pukul 08.00 gejala mulai terlihat mual, muntah, pusing dan sakit tenggorokan. Mereka langsung dibawa ke Puskesmas Kiangroke, diduga keracunan permen kedaluwarsa," ujarnya, Kamis (29/8).

Ia mengungkapkan, selama berada di puskesmas petugas melakukan observasi selama dua jam. Kemudian ke 19 orang tersebut mulai kembali pulih dan saat ini telah pulang ke rumah mereka masing-masing.

"Begitu ada keluhan, kepala sekolah langsung merujuk ke puskesmas. Mereka bertindak cepat. Posisi (anak-anak) sudah pada pulang sudah sehat kembali dan pulih," katanya.

Ia mengimbau kepada orangtua siswa untuk lebih memperhatikan tanggal kedaluwarsa makanan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk edukasi dan menghindari hal yang tidak diinginkan seperti mengalami keracunan.

"Buat kita semua para orang tua dan anak- anak dicek dulu kedaluwarsanya saat membeli makanan. Sehingga aman untuk dikonsumsi. Mereka harus mulai aware melihat tanda tersebut," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA