Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Utusan Megawati: Tindak Tegas Anarkis di Papua

Senin 02 Sep 2019 11:46 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Personil Brimob berjaga di sekitar Asrama Mahasiswa Nayak Abepura di Kota Jayapura, Papua, Ahad (1/9/2019).

Personil Brimob berjaga di sekitar Asrama Mahasiswa Nayak Abepura di Kota Jayapura, Papua, Ahad (1/9/2019).

Foto: Antara/Zabur Karuru
Papua dini dinilai sebagi miniatur Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BIAK -- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dr  Komarudin Watubun meminta aparat penegak hukum di Papua dan Papua Barat bertindak tegas terhadap para pelaku aksi anarkistis. Dampak aksi anarkistis dirasakan sebagian besar masyarakat di wilayah timur Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga

"Pelaku harus ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum," kata politikus PDIP sebelum ke Jayapura dari Biak, Senin.

Komarudin Watubun mengatakan, demo yang berujung pembakaran dan perusakan fasilitas fasilitas publik telah menganggu aktivitas perekonomian masyarakat. Aksi anarkistis di beberapa daerah di dua provinsi itu menjadi persoalan serius yang harus dihadapi pemerintah.

Komarudin berharap masyarakat di Papua harus terus berkomitmen dalam menjaga tanah Papua sebagai zona damai serta menghentikan tindakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah aksi rasial dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

"Tanah Papua menjadi miniatur Indonesia. Warganya hidup dalam keharmonisan, keberagaman, dan sangat toleransi sehingga Papua damai tidak boleh dirusak dengan tindakan aksi anarkistis yang menganggu keamanan dan kertertiban masyarakat," kata utusan khusus Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri saat meninjau dampak aksi anarkistis di Papua.

Menyinggung Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian akan berkantor di Papua dalam menangani konflik Papua, menurut Komarudin, hal ini sah-sah saja karena pelaksanaan dari undang-undang dalam rangka menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI.

Komarudin mengingatkan bahwa penyelesaian masalah Papua harus mengedepankan tindakan persuasif dengan mengembangkan dialog bersama tokoh agama, tokoh adat, dan para pihak terkait.

"Saya juga berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua segera pulih sehingga mendukung program percepatan pembangunan yang telah digagas Presiden Joko Widodo untuk kesejahteraan masyarakat paling timur NKRI," kata Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP itu.

Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Papua ini dalam kunjungan ke Papua diutus khusus Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berdialog dengan tokoh agama, tokoh adat, perempuan, pemuda, dan ormas keagamaan dipandu moderator Bupati Biak Herry Ario Naap pada Ahad (1/9) malam, dalam upaya meredam konflik sosial terjadi di beberapa daerah Provinsi Papua.

Hingga, pukul 07.30 WIT aktivitas warga Biak Numfor berjalan normal, seperti sekolah, angkutan umum, perkantoran, pelabuhan, bandara, pasar, dan pertokoan tetap buka melayani kebutuhan warga setempat.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA