Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Anggota DPR Artis Berpotensi Kalah Saing dengan Politisi

Kamis 05 Sep 2019 21:05 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny / Red: Ratna Puspita

 Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formapi) Lucius Karus dalam diskusi jaringan Masyarakat Anti Korupsi (JaMAK) bertajuk Hak Angket DPR dan Komitmen Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Ahad (7/5).

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formapi) Lucius Karus dalam diskusi jaringan Masyarakat Anti Korupsi (JaMAK) bertajuk Hak Angket DPR dan Komitmen Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Ahad (7/5).

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Tantangan artis yang terpilih sebagai anggota DPR, yakni tak menjadi pelengkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti dari Forum Pemerhati Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan, anggota DPR terpilih dari kalangan artis berpotensi kalah saing dengan politisi tulen di parlemen. Lucius ara artis tidak hanya butuh kualitas untuk bisa dipilih, tetapi juga keberanian untuk muncul sebagai politisi. 

Baca Juga

"Ini akan jadi tantangan mereka supaya tidak sekadar menjadi pelengkap di DPR lima tahun mendatang," ujar di Kantor Formappi, Jakarta Pusat, Kamis (5/9). 

Menurut Lucius, para artis harus menyadari bahwa status mereka memberikan keuntungan untuk bisa mencalonkan diri dan meraih suara tinggi di pemilu. Akan tetapi, parpol yang mencalonkan mereka terkesan hanya menggunakan artis sebagai vote gather (pendulang suara) saja.  

"Karena latar belakang artisnya, mereka bisa dengan mudah tenggelam jika dihadapkan dengan kelincahan politisi tulen parpol yang sudah lebih dulu terjun daripada mereka,” kata dia.

Untuk itu, ia pun memberikan saran agar tidak ‘tenggelam’ di parlemen. Ia mengatakan, para artis yang lolos ke parlemen sebaiknya memulai dengan memberikan perhatian kepada isu-isu yang mereka pahami. Misalnya, bidang seni dan budaya dan menyangkut kebutuhan seniman yang bisa diatur oleh negara. 

"Jangan dipaksakan untuk didikte oleh politisi lain,” kata dia. 

Ia mengatakan upaya membuat aturan seperti RUU Permusikan sebenarnya sudah merupakan upaya yang bagus. Ia mengatakan hal itu menunjukkan upaya artis bahwa mereka mampu berpikir. 

“Tetapi, itu pun dikritik dan kemudian dicabut dari prioritas prolegnas. Jadi untuk memunculkan satu itu saja, mereka (artis) belum berhasil,” kata dia. 

Ia mengatakan akan lebih baik jika artis yang terpilih sebagai anggota DPR menyusun kebijakan yang juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat. "Jangan sampai membuat aturan soal apa dia inginkan di dunia seni, dunia artis tapi ternyata dibutuhkan. Sebab jika seperti itu tandanya mereka tidak paham,” kata dia. 

Sebelumnya,  13 artis dipastikan lolos menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah menetapkan mereka sah sebagai anggota DPR terpilih, Sabtu (31/8) lalu. Dari 13 orang itu, sebanyak 10 di antaranya adalah pejawat dan tiga lainnya merupakan wajah baru di DPR. 

Berikut ini 13 nama artis yang berhasil lolos ke Senayan:

1. Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) diusung PAN dapil DKI Jakarta I dengan perolehan 104.564 suara. 

2. Desy Ratnasari diusung PAN dapil Jawa Barat IV dengan perolehan  86.450 suara. 

3. Dede Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf) diusung Partai Demokrat dapil Jawa Barat II dengan perolehan 165.182 suara. 

4. Tommy Kurniawan diusung Partai PKB dapil Jawa Barat V dengan perolehan 33.988 suara. 

5. Primus Yustisio diusung PAN  dapil Jawa Barat V dengan perolehan 86.983 suara.

6. Rieke Diah Pitaloka diusung Partai Demokrat dapil Jawa Barat VII dengan perolehan 169.729 suara.

7. Arzeti Bilbina diusung PKB dapil Jawa Timur I dengan perolehan 53.185 suara. 

8. Krisdayanti  diusung PDIP dapil Jawa Timur V dengan perolehan suara 132.131 suara. 

9. Rano Karno diusung PDIP dapil Banten III dengan perolehan 274.294 suara.  

10. Nurul Arifin diusung Partai Golkar dapil Jawa Barat I dengan perolehan 35.713 suara. 

11. Muhammad Farhan diusung Partai NasDem dapil Jawa Barat I dengan perolehan 52.033 suara. 

12.  Rachel Maryam Sayidina diusung Partai Gerindra dapil Jawa Barat II dengan perolehan 145.636 suara. 

13. Junico BP Siahaan (Nico Siahaan) diusung oleh PDIP di Dapil Jawa Barat I dengan perolehan 69.237 suara. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA