Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Pasar Beringharjo Tambah 24 CCTV Perkuat Pengamanan

Kamis 05 Sep 2019 21:40 WIB

Red: Ratna Puspita

Pengunjung memadati Pasar Beringharjo, Yogyakarta. (Ilustrasi)

Pengunjung memadati Pasar Beringharjo, Yogyakarta. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
CCTV di Pasar Beringharjo sangat membantu petugas melacak pencopetan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Keamanan pengunjung saat berbelanja di pasar tradisional terbesar di Kota Yogyakarta, Beringharjo, terus diperkuat dengan tambahan 24 kamera closed circuit television (CCTV). Kamera-kamera akan dipasang di Beringharjo sisi barat, khususnya di area penjualan batik.

Baca Juga

“Pengunjung di lantai satu tersebut cukup padat dan sangat ramai, terlebih area tersebut juga buka hingga malam hari sehingga membutuhkan fasilitas untuk menunjang pengamanan,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Penataan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Gunawan Nugroho Hutomo di Yogyakarta, Kamis (5/9).

Gunawan menyebut tambahan kamera CCTV senilai Rp 60 juta tersebut juga ditujukan untuk mengganti sejumlah kamera yang rusak dan tidak bisa lagi diperbaiki. CCTV yang baru juga memiliki spesifikasi yang lebih baik sehingga bisa menangkap gambar dengan lebih detail meskipun saat malam hari.

“Kamera CCTV akan dipasang di lokasi yang ramai pengunjung dan di titik lain yang berbeda dibanding titik awal. Kami sudah berkoordinasi dengan petugas pengamanan untuk lokasi pemasangannya,” katanya.

Menurut dia, keberadaan kamera CCTV di Pasar Beringharjo sangat membantu petugas keamanan dalam mengamankan pasar. Bahkan, beberapa kali bisa melacak pelaku tindak kriminalitas seperti pencopetan di pasar tersebut.

“Pelaku biasanya hanya dari kelompok itu-itu saja dan mereka sudah sangat hafal dengan kondisi pasar. Jika ada laporan, kami akan segera putarkan rekaman dari kamera CCTV untuk melacak pelaku,” katanya.

Namun, lanjut Gunawan, dari beberapa kali laporan kehilangan yang diterima petugas, biasanya kejadian tidak berada di dalam Pasar Beringharjo, tetapi pengunjung baru menyadari kehilangan dompet atau barang berharga lain saat di dalam pasar. “Saat diputarkan rekaman CCTV, diketahui jika tas pengunjung sudah terbuka sejak masuk ke pasar. Mereka baru menyadari kehilangan dompet saat akan membayar,” katanya.

Hingga pertengahan tahun, terdapat 44 kamera CCTV yang terpasang di berbagai sudut di Pasar Beringharjo. “Keberadaan kamera ini untuk mendukung pengamanan pasar. Petugas keamanan tetap diterjunkan untuk mengamankan pasar,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono.

Meskipun sudah ada petugas dan fasilitas kamera CCTV, Yunianto berharap pengunjung yang datang ke Pasar Beringharjo tidak membawa barang berharga secara berlebihan dan selalu menjaga barang bawaan mereka.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA