Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Menkes Minta Penghuni Rusun tak Buang Sampah Sembarangan

Senin 09 Sep 2019 06:07 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Andi Nur Aminah

Fasilitas lift di Rusunawa Kampung Pulo, Jakarta.

Fasilitas lift di Rusunawa Kampung Pulo, Jakarta.

Foto: Yasin Habibi/ Republika
Pola hidup di tempat sebelumnya jangan di bawa ke tempat tinggal yang baru saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) peringati Hari Anak Nasional bersamaan dengan Hari Perumahan Nasional di Rumah Susun (Rusun) Jatinegara Barat, Jakarta, Ahad (8/9). Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek didampingi Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari mengajari anak-anak penghuni Rusun untuk tidak buang sampah sembarangan serta hidup bersih dan sehat.

Baca Juga

Kepada anak-anak Menkes Nila mengatakan pola hidup di tempat sebelumnya, yakni Kampung Pulo, jangan di bawa ke tempat tinggal yang baru saat ini. Buang sampah, bersosialisasi, mengolah makanan, dan membuang limbah rumah tangga semuanya sudah ada aturannya tidak boleh lagi sembarangan.

“Tidak boleh buang sampah ke luar jendela. Kalau pindah ke Rusun jadi beda enggak boleh buang sampah sembarang, enggak boleh buang sampah ke kloset,” katanya, Ahad (8/9).

Nila meminta, pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan sejak kecil. Nila meminta kepada anak-anak penghuni Rusun untuk tidak jajan sembarangan dan ini harus dipantau oleh orang tuanya. Anak-anak harus diberi makan sayur dan buah serta perbanyak makan ikan.

Ia menyebutkan hal yang paling mudah dilakukan adalah mencuci tangan sebelum memakan apapun. Kepada anak-anak, Nila menekankan untuk melakukan hal tersebut agar terhindar dari kuman yang membuat tubuh sakit.

“Siapa yang suka jajan? Kalian harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memakan makanan. Kalau tidak cuci tangan nanti banyak kuman yang ikut termakan dan tubuh kita jadi sakit. Ingat ya cuci tangan sebelum makan,” katanya.

Nila juga meminta anak-anak tidak bermain gawai tapi bermain di luar, berlari, dan main bola. Tak hanya itu, Menkes juga mengingatkan anak-anak agar menjaga etika ketika bermain, seperti tidak mengganggu tetangganya, tidak menggunakan fasilitas bersama seperti lift dan tangga.

“Bermain jangan sampai di dalam gedung karena akan mengganggu tetangga. Bermainlah di luar, lari sana sini menggerakkan tubuh kalian,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Nila melakukan teleconference, dengan Rusun Rempoa Jakarta Selatan, Rusun Cingised Kota Bandung, Pondok Pesantren Siti Nur Sa’adah Kabupaten Sidoarjo, dan Pondok Pesantren Prof DR Hamka Kota Padang.

Menkes Nila berpesan kepada anak-anak di Rusun maupun di Pesantren untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Pemerintah juga bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia untuk menjadi lebih baik.
“Dengan kita kerja sama kolaborasi, masa depan kita pasti berubah dan anak-anak kita harus berkualitas. Peningkatan SDM harus dimilai dari sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR Muhammad Hidayat menambahkan bahwa di Rusun tersebut ada beberapa hal yang harus dicermati. Seperti benda bersama, lahan bersama, dan bagian bersama.

Ia menyontohkan benda bersama misalnya lift dan tangga, benda tersebut jangan sampai dijadikan tempat bermain untuk anak-anak. “Di gang tidak boleh menaruh kursi atau itu akan mengganggu aktivitas. Lift juga bukan mainan jangan sampai digunakan mainan oleh anak-anak karena itu benda bersama,” katanya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA