Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Anies Serukan Warga Jakarta Perbanyak Olahraga

Senin 09 Sep 2019 12:55 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani

Sejumlah pejalan kaki menggunakan masker ketika melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Sejumlah pejalan kaki menggunakan masker ketika melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Kegiatan olahraga secara rutin dapat dilakkukan seperti bersepeda atau berjalan kaki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, memimpin Upacara dalam rangka Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019, di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Senin pagi (9/9).

Gubernur Anies yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), membacakan naskah Pancasila dan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dihadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai peserta upacara.

Dalam sambutannya, Gubernur Anies menekankan, upacara dalam rangka Haornas ini bukan hanya sekedar peringatan semata, melainkan untuk mengingatkan semua elemen masyarakat Jakarta akan pentingnya berolahraga secara rutin guna menjaga kesehatan, termasuk para ASN Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur Anies menambahkan, salah satu cara meningkatkan dan menginsentifkan kegiatan olahraga, yakni dengan secara khusus mengambil waktu untuk berolahraga secara rutin dan menjadikannya sebagai kegiatan keseharian.

Dalam hal ini, ia menuturkan, kegiatan olahraga secara rutin dapat diterapkan di tempat bekerja, seperti menggunakan sepeda, transportasi umum, atau berjalan kaki. Sebab, olahraga itu mudah karena dapat dilakukan di mana dan kapan saja, tidak terpaku bahwa olahraga hanya dapat dilakukan di fasilitas olahraga yang tersedia.

“Hampir semua kegiatan kita mengandalkan teknologi dari rumah, (misalnya) mau pergi langsung naik motor (atau) naik mobil (pribadi). Ketika kita berbicara olahraga di level nasional, adakah kegiatan olahraga level keluarga (dan) di level tempat kerja? Bila belum tingkatkan, bila sudah maka buat lebih intensif," katanya.

Dari rumah ke kantor menggunakan kendaraan umum, maka beberapa ratus meter/kilometer pertama bisa jalan kaki. Turun di dekat tempat kerja bisa berjalan kaki.

"Jalan kaki itu saja sudah merupakan sebuah olahraga. Begitu juga bersepeda, jadi banyak cara untuk tetap berolahraga sambil berkegiatan rutin,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA