Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Palangka Raya Waspadai Peningkatan Kasus ISPA

Selasa 10 Sep 2019 02:13 WIB

Red: Nur Aini

Foto udara di Kota Palangka Raya yang diselimuti kabut asap di Kalimantan Tengah, Jumat (26/7/2019).

Foto udara di Kota Palangka Raya yang diselimuti kabut asap di Kalimantan Tengah, Jumat (26/7/2019).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Kualitas udara Palangka Raya memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengimbau warganya mewaspadai peningkatan kasus penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau.

Baca Juga

"Biasanya saat tidak ada hujan dalam jangka panjang banyak warga yang terserang ISPA dan diare serta penyakit yang lain. Saya minta masyarakat mewaspadai keadaan tersebut," kata Fairiddi Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (9/9).

Ia mengatakan, kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan. Udara yang bercampur dengan debu dan polutan bisa menimbulkan gangguan pada saluran pernafasan.

Selain itu, menurut dia, keterbatasan ketersediaan air bersih selama musim kemarau membuat warga memanfaatkan warga yang kurang higienis, yang meningkatkan kerentanan mereka terhadap penyakit. Langkah paling efektif untuk mencegah peningkatan penyakit selama musim kemarau, ia melanjutkan, adalah menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Langkah paling efektif ialah dengan terus menjaga kebersihan lingkungan dan terus menggalakkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu juga perbanyak mengkonsumsi makan-makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh," katanya.

Dia mengimbau warga mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Kami juga meminta para petugas kesehatan terutama di pusat layanan kesehatan masyarakat semakin aktif memberikan penyuluhan dan pengertian agar masyarakat semakin sadar tentang kesehatan dan semakin mewaspadai penyebaran penyakit di musim kemarau," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA