Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Kamis, 25 Safar 1441 / 24 Oktober 2019

Ini Sejumlah Harapan SBY yang Dititipkan kepada Jokowi

Selasa 10 Sep 2019 00:02 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kontempasinya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (9/9).

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kontempasinya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (9/9).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
SBY mengajak masyarakat untuk mendukung Jokowi dalam mengemban amanat.

REPUBLIKA.CO.ID,  BOGOR -- Presiden Republik Indonesia (RI) keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sejumlah harapan pada Presiden Jokowi saat membacakan Pidato Kontemplasi di kediamannya, Puri Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9) malam. "Melalui mimbar kecil di Cikeas ini, saya menitipkan harapan kepada Bapak Presiden Jokowi beserta jajaran pemerintahan yang beliau pimpin," ujarnya di hadapan para tamu undangan peringatan hari ulang tahun SBY ke-70 dan hari jadi Partai Demokrat ke-18.

Baca Juga

Salah satu harapannya, yaitu memasukkan materi kontemplasi yang SBY sampaikan malam itu untuk melengkapi agenda, kebijakan, dan langkah tindakan yang diambil oleh negara dan pemerintahan Jokowi di periode kedua. "Saya tahu, membangun nilai dan perilaku menuju terciptanya masyarakat yang baik, bangsa yang baik, dan negara yang baik, adalah merupakan agenda berkesinambungan. Dari satu pemimpin ke pemimpin berikutnya, dan dari satu generasi ke generasi yang lain. Namun, semuanya harus dimulai dari sekarang," kata Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Menurutnya, masyarakat telah memberikan mandat kepada Jokowi untuk memimpin Republik Indonesia kedua kalinya. Maka, pada kesempatan itu SBY mengajak masyarakat melalui pidatonya untuk mendukung Jokowi dalam mengemban amanah.

"Saya selaku pribadi dan pemimpin Partai Demokrat, saya mengajak saudara-saudara kami rakyat Indonesia, untuk memberikan kesempatan dan dukungan kepada pemimpin dan pemerintahan yang baru, agar sukses dalam mengemban amanah rakyat," ujar SBY.

Ia mengakui bahwa membangun bangsa dan negara bukan merupakan pekerjaan sekali jadi dan instan. Sehingga, diperlukan waktu yang panjang, serta ikhtiar yang peelu dilakukan secara terus menerus.

"Tak ada perjalanan dan pembangunan bangsa yang bebas dari rintangan, termasuk dinamika dan pasang surutnya. Karenanya, kita harus bersabar, tak putus asa dan lekas menyerah. Namun, kita harus sungguh gigih, dan bekerja sekuat tenaga," tuturnya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA