Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Monday, 24 Muharram 1441 / 23 September 2019

Jokowi Janji akan Bangun Istana Presiden di Papua

Selasa 10 Sep 2019 13:06 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden Joko Widodo menerima sejumlah tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9). Dalam pertemuan ini, para tokoh Papua dan Papua Barat menyampaikan sejumlah permintaan kepada Presiden.

Presiden Joko Widodo menerima sejumlah tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9). Dalam pertemuan ini, para tokoh Papua dan Papua Barat menyampaikan sejumlah permintaan kepada Presiden.

Foto: Republika/Dessy Suciati Saputri
Presiden Joko Widodo menemui sejumlah tokoh dari Papua dan Papua Barat di Istana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan membangun Istana Presiden di Tanah Papua. Hal ini disampaikannya menyanggupi permintaan dari sejumlah tokoh dari Papua dan Papua Barat dalam pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9) siang ini.   "Mulai tahun depan Istana akan dibangun (di Papua)," ujar Jokowi. 

Presiden pun kemudian menanyakan terkait kesiapan tanah untuk pembangunan Istana Presiden di Papua.  "Mengenai Istana Presiden. Ini yang di sana sulit tanahnya. Tanahnya disediakan 10 ha gratis? 10 ha bener? Sudah ada? Punya Pak Abisai?" kata Jokowi. 

Baca Juga

Mendengar pertanyaan Presiden, Ketua DPRD Jayapura Abisai Rollo pun menyebut telah menyediakan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Istana. 

Abisai yang juga ketua rombongan sebelumnya menyampaikan sejumlah permintaan kepada Presiden Jokowi. Salah satunya yakni meminta pemerintah membangun Istana Presiden di Kota Jayapura.

"Membangun Istana Presiden RI di Papua, di ibukota provinsi Papua di Kota Jayapura," kata Abisai. 

Kondisi Papua dan Papua Barat perlahan mulai kondusif menyusul aksi demonstrasi yang berakhiri rusuh di sejumlah titik. Demonstrasi terkait protes aksi rasialis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya. Polisi telah menetapkan sejumlah  tersangka terkait dengan aksi rasialis ini. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA