Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Batan: Dipasok Daya dari PLTN Mobil Listrik Ramah Lingkungan

Selasa 10 Sep 2019 17:29 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Ilustrasi Mobil Listrik

Ilustrasi Mobil Listrik

Foto: Mgrol101
Batan menjelaskan PLTN dapat menghasilkan energi yang bersih untuk mobil listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) Suryantoro mengatakan, mobil listrik dari energi yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) lebih ramah lingkungan. Itu karena tidak ada emisi karbon yang dihasilkan.

"PLTN merupakan sumber energi yang bersih, mobil listrik juga ramah lingkungan. Nah, mobil listrik memerlukan energi listrik untuk mengisi baterainya, kalau diisi dengan energi dari PLTN lebih ramah lingkungan karena tidak ada emisi karbon yang keluar," ujar Suryantoro usai diskusi di Tangerang Selatan, Banten, Selasa.

Menurut dia, hal itu berbeda jika energi tersebut berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mana mobil listrik itu masih menghasilkan emisi karbon.

Baca Juga

"Artinya kalau energi dari PLTN, benar-benar tidak ada polusi udara yang dikeluarkan."

Pihaknya mendorong agar pemangku kepentingan melirik pembangunan PLTN menjadi sumber utama pasokan listrik. Suryantoro menjelaskan, PLTN ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi karbon.

Indonesia juga sudah membuktikan mampu mengelola PLTN dan diakui lembaga tenaga atom internasional (IAEE). Indonesia telah memiliki tiga reaktor daya nuklir, yakni di Serpong (Tangerang Selatan), Bandung (Jawa Barat), dan Yogyakarta.

Saat ini, Batan sedang menjajaki pembangunan purwarupa PLTN komersil dengan kapasitas 100 MW di Kalimantan Barat. PLTN tersebut bertujuan untuk mengatasi masalah kelistrikan di daerah itu dan pasokan energi untuk pengolahan tambang bauksit.

Kalimantan Barat juga memiliki sumber uranium yang menjadi bahan baku utama untuk pengoperasian PLTN. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyetujui pembangunan purwarupa PLTN komersil itu dan menyiapkan tempat.

Berdasarkan kajian dari Kementerian Riset dan Teknologi, terdapat tiga tempat yang cocok untuk pembangunan PLTN di Kalimantan Barat yakni Bengkayang, Ketapang, dan Sambas. Pembangunan purwarupa PLTN komersil tersebut merupakan program prioritas riset nasional yang hasilnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA