Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Makna Nama Partai Gelora Versi Fahri Hamzah

Rabu 11 Sep 2019 07:57 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Joko Sadewo

Fahri Hamzah (ilustrasi)

Fahri Hamzah (ilustrasi)

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Gelora adalah Gelombang Rakyat membangun kembali hal yang lama tertidur di bangsa ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fahri Hamzah disebut-sebut bakal gabung ke Partai Gelora usai dirinya menyelesaikan masa jabatannya sebagai pimpinan DPR akhir September mendatang. Ia pun menjelaskan makna nama Gelora yang akan menjadi partai barunya nanti.

"Nama Gelora itu adalah Gelombang Rakyat yang memang sebagian menjadi aspirasi bagi teman-teman karena dianggap bahwa ada ketidakmampuan kita membangkitkan apa yang tertidur dari diri kita, raksasa yang sedang tidur," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).

Menurutnya gelora dan semangat untuk membangun kembali apa yang lama tertidur di bangsa ini sangat diperlukan. Bahkan ia menyebut semangat membangun bangsa tersebut terancam tidak bangkit kembali.

"Nah makanya nama itu yang bakal dipilih teman-teman. Cuma belum final dan semuanya masih dalam diskusi," ujarnya.

Ia mengkau belum ikut terlibat secara intensif. Hal itu lantaran dirinya masih menjabat pimpinan legislatif. Namun ia berharap Partai Gelora bisa menjadi peserta Pilkada 2020. “Insyaallah. Mohon doanya aja," ucapnya.

Partai Gelombang Rakyat atau Gelora segera dideklarasikan sebagai partai politik baru. Sejumlah politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti Anis Matta dan Fahri Hamzah tergabung dalam Partai Gelora.

"Untuk saat ini sedang diproses pendirian Partai Gelora dan masih dalam proses administrasi. Semoga sebelum akhir tahun 2019 ini sudah bisa berdiri tidak ada kendala administrasi," kata politikus PKS Haris Yuliana di Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/9).

Haris yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat periode 2014-2019 ini mengatakan ia dan para penggagas parpol ini sedang mempersiapkan deklarasi Partai Gelora. "Saya dan (penggagas) yang lainnya saat ini masih menghimpun kesiapan kota/kabupaten di Jabar yang seluruhnya sudah ada perwakilannya. Untuk tingkat kecamatan baru 70 persen yang sudah memiliki perwakilannya. Selain itu deklarasi menunggu arahan pusat," kata dia.

Saat Deklarasi Partai Gelora nanti, kata Haris, ke-40 deklarator atau penggagasnya akan hadir pada acara tersebut.

 


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA