Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Dubes Australia: Habibie Berani dalam Transisi Demokrasi RI

Rabu 11 Sep 2019 22:52 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Ani Nursalikah

Gary Quinlan, Duta Besar Australia untuk Indonesia

Gary Quinlan, Duta Besar Australia untuk Indonesia

Foto: Kedubes Australia
Habibie juga dinilai inovatif dalam mempromosikan teknologi di Tanah Air.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Gary Quinlan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya presiden ke-3 RI. Dalam cicitannya di Twitter terverifikasinya, Dubes Quinlan mengatakan, sosok Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie dikenang karena keberaniannya dalam transisi Indonesia menuju demokrasi.

Baca Juga

Di sisi lain, menurut Quinlan, sang negarawan juga inovatif dalam mempromosikan teknologi di Tanah Air. "Belasungkawa mendalam atas wafatnya mantan presiden Indonesia Bapak BJ Habibie. Beliau dikenang karena keberaniannya dalam transisi Indonesia menuju demokrasi dan semangat serta dorongan inovatifnya dalam mempromosikan teknik dan teknologi di Indonesia. Selamat jalan Bapak BJ Habibie," cicit Dubes Quinlan melalui akun @DubesAustralia dengan bahasa Inggris dan Indonesia yang disertai unggahan satu foto BJ Habibie.

BJ Habibie wafat di usianya yang ke 83 tahun. Pengumuman wafatnya disampaikan oleh putra keduanya Thareq Habibie. Menurutnya, faktor usia merupakan salah satu sebab utama berpulangnya sang ayah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA