Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

TPA Burangkeng Overload Sejak 2014

Kamis 12 Sep 2019 12:32 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

 TPA Burangkeng

TPA Burangkeng

TPA menata sampah agar tetap mampu menampung setiap hari.

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TPA Burangkeng, Maulana mengatakan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Kabupaten  Bekasi yang ia kelola telah melampaui kapasitas (overload) sejak lima tahun yang lalu. Pihaknya hanya berusaha menata ulang sampah agar TPA tersebut tetap bisa menampung sampah yang datang setiap hari.

"Overload sejak 2014 yang lalu. Selama ini, kita hanya berusaha menatanya dengan cara membuat piramida gitu, supaya sampahnya tetap bisa masuk," kata Maulana saat dihubungi, Rabu (11/9/2019).

AYO BACA : Pemkot Bekasi Gandeng Swasta untuk Kelola Sampah Jadi Listrik

Ia menyatakan, setiap harinya TPA Burangkeng menerima sampah sekitar 650-700 ton. Sampah tersebut diangkut dengan 109 armada truk milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Sampah-sampah tersebut berasal dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi.

"Di Kabupaten Bekasi ada 23 kecamatan, tapi selama ini kita menerima sampah dari 16 kecamatan," ujar Maulana.

AYO BACA : TPST Bantargebang Masuk Instagram Leonardo DiCaprio

Kepala UPTD itu menerangkan, TPA Burangkeng memiliki luas sekitar 11,6 hektare yang terbagi ke dalam 4 zona. Lantaran kapasitasnya yang sudah melampaui batas, ia berharap Pemkab Bekasi segera merealisasi penambahan lahan.

"Sejak saat itu (2014), sebenarnya sudah ada rencana perluasan TPA. Tapi selalu terkendala, kemarin sempat gagal karena bersinggungan sama pembangunan Tol Japek (Jakarta-Cikampek) II," kata dia.

AYO BACA : 60 Ton Sampah Diangkat dari Kali Jambe Bekasi

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA