Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Lepas Kepergian Habibie, Warga Padati TMP Kalibata

Kamis 12 Sep 2019 11:01 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Friska Yolanda

Petugas bersiap melaksanakan prosesi militer dalam pemakaman Presiden ke-3 BJ Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9).

Petugas bersiap melaksanakan prosesi militer dalam pemakaman Presiden ke-3 BJ Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9).

Foto: Republika/Mimi Kartika
Petugas tengah melakukan gladi bersih prosesi pemakaman Habibie di dalam TMP Kalibata

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Ketiga RI Bacharudin Jusuf Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9). Habibie rencananya akan dikebumikan disamping makam Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie.

Baca Juga

Berdasarkan pantuan di lokasi, warga datang ke TMP Kalibata untuk melihat prosesi pemakaman Habibie. Mereka tampaknya ingin mengantarkan kepergian tokoh nasional Indonesia itu ke tempat peristirahatan terakhir. Namun mereka tidak bisa masuk ke dalam kompleks makam TMP.

Sementara dalam makam kompleks TMP, petugas telah memasang tenda berbalut kain merah putih dan sejumlah kursi untuk para tamu. Tenda tersebut dipasang di dekat makam di blok M blad 120 dan 121, TMP Kalibata.

Berkenaan dengan hal tersebut, petugas juga telah melakukan sterilisasi dengan memasang garis kuning polisi militer di sekeliling tenda. Sejumlah Paspamres juga terlihat tengah nengatur posisi tempat duduk untuk pihak keluarga dan tamu yang hadir di pemakaman.

Presiden Joko Widodo akan memimpin upacara pemakaman kenegaraan Presiden BJ Habibie. Presiden akan bertindak selaku inspektur upacara dalam penghormatan terakhir kepada BJ Habibie yang akan dilaksanakan pada Kamis sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebanyak 278 personel dikerahkan untuk pengamanan lalu lintas ini berkaitan dengan proses pengamanan Habibie. Pemprov DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membebaskan tiga ruas jalan dari kebijakan ganjil genap guna memudahkan akses bagi masyarakat.

"Hasil koordinasi dengan Kadishub DKI Jakarta seperti itu," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir saat dikonfirmasi.

Tiga ruas jalan tersebut yakni Jalan Rasuna Said, Jalan MT Haryono dan Jalan Gatot Subroto. Namun, kebijakan ini hanya berlaku pada pagi hari terhitung pada pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Sementara ganjil-genap akan berlaku jormal pada 25 ruas jalan yang memang diberlakukan aturan tersebut.

Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di sekitaran TMP Kalibata. Kendaraan dari arah timur, akan diputar balikan dekat dengan lamlu merah Dewi Sartika. Sedangkan dari arah Barat masih bisa menggunakan lajur sebelah kiri menuju timur. 

Sedangkan untuk iring-iringan jenazah ada dua rute alternatif. Pertama, kediaman Habibie - Jalan Patra Kuningan - Jalan Rasuna Said - TL Kuningan -  Jalan Gatot Subroto - TL Pancoran - Kalibata Raya - TL Kalibata - Kalibata Raya - TMP Kalibata.

Rute alternatif kedua yakni, kediaman Habibie - Jalan Patra Kuningan - Jalan Patra Kuningan VII - Jalan Dukuh Patra - Jalan Mandala Raya - Jalan Rasamala Raya - Jalan Gatot Subroto - TL Pancoran - Kalibata Raya - TL Kalibata - Kalibata Raya - TMP Kalibata.

Seperti diketahui, Baharudin Jusuf Habibie meninggal dunia pada pukul 18.03, Rabu (11/9). Ia meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jalan Abdul Rachman Saleh, Senen, Jakarta Pusat.

Pemerintah Indonesia mengajak masyarakat mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk belasungkawa atas wafatnya Presiden ketiga BJ Habibie. Imbauam serupanjuga diberlakukan ke seluruh lembaga negara, pemerintahan, perkantoran baik di dalam maupun di luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama hari berkabung nasional.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA