Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Komunitas Kampung Dongeng Hibur Anak Pengungsi Kabut Asap

Senin 16 Sep 2019 01:30 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Yudha Manggala P Putra

Komunitas Kampung Dongeng memberikan hiburan gratis kepada anak-anak pengungsi.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Relawan dari Komunitas Kampung Dongeng Pekanbaru memberikan hiburan gratis kepada anak-anak pengungsi akibat kabut asap. Komunitas Kampung Dongeng mengunjungi anak-anak korban kabut asap di Posko Pengungsian dan Pengobatan DPW PKS Riau di Kantor DPW PKS Riau di Jalan Seokarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

"Anak-anak yang ikut mengungsi kan bosan ya kalau tidak ada aktivitas. Jadi kami beri mereka kisah dongeng, game kreatif dan hiburan lainnya," kata Ketua Komunitas Kampung Dongeng Pekanbaru, Mimi.

Hari ini, terdapat puluhan anak-anak dan balita yang ikut orang tuanya mengungsi di Posko DPW PKS. Hari ini pengungsi yang berlindung di sana tercatat sebanyak 246 Kepala Keluarga (KK).

Mimi yang bertugas sebagai pendongeng mulai menyita perhatian anak-anak pengungsi setelah jam solat Zuhur dan makan siang. Anak-anak dikumpulkan oleh koordinator di aula DPW PKS Riau tepatnya di lantai tiga.

Mimi membacakan sebuah dongeng seru menggunakan alat peraga boneka monyet sebagai lawan dialognya. Mimi menyampaikan cerita yang berisi pesan agar anak-anak peduli dengan sesama. Terlebih dalam kondisi bencana.

Terlihat anak-anak pengungsi tertawa terpingkal-pingkal mendengar dan melihat kelucuan Mimi menyampaikan cerita bersama bonekanya.

"Dalam dongeng tadi saya menyampaikan pesan gotong royong. Anak-anak harus dididik untuk peduli dengan sesama, terutama di saat kondisi bencana seperti sekarang," ujar Mimi.

Setelah dongeng, sejumlah anggota Komunitas Kampung Dongeng mengajak anak-anak pengungsi bernyanyi bersama. Ada juga sesi main tebak-tebakan berhadiah buat anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar.

Mimi mengatakan selama musim bencana seperti ini, Komunitas Kampung Dongeng memang aktif berkeliling ke tempat-tempat pengungsian warga.

Mimi mengatakan mereka terpanggil buat memberikan hiburan secara gratis untuk menjaga kondisi mental anak-anak. Karena tidak semua anak-anak sudah dapat memahami kondisi sulit saat bencana. Terlebih anak-anak yang baru mulai lincah, akan merasa bosan bila tidak bermain.

Di luar masa bencana, Komunitas Kampung Dongeng kata Mimi juga sudah sering mengisi acara di berbagai kesempatan yang melibatkan anak-anak. Untuk beberapa undangan yang mereka isi, Komunitas ini terkadang menerima ongkos buat uang kas kelompok. Komunitas Kampung Dongeng ini ada di seluruh Indonesia dan terpusat di Jakarta. Komunitas ini sudah aktif menghibur anak-anak sejak Februari 2018.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA