Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Ekowisata Situ Gede Mulai Dibangun 2020

Selasa 17 Sep 2019 18:08 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Yudha Manggala P Putra

Wali Kota Bogor, Bima Arya. Ilustrasi

Wali Kota Bogor, Bima Arya. Ilustrasi

Foto: Republika/Imas Damayanti
Pembiayaan ekowisata Situ Gede dari Pemprov Jabar. Kisarannya Rp 5-25 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pembangunan ekowisata Situ Gede di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor rencananya direalisasikan pada 2020. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut desain untuk pembangunannya sedang tahap pematangan.

"Tahun depan berjalan. Kita matangkan lagi desain-nya," ujar Bima kepada Republika, Selasa (18/9).

Bima menuturkan, pembiayaan ekowisata Situ Gede berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Jabar. Kisarannya Rp 5 miliar hingga Rp 25 miliar. 

Pemkot Bogor tengah melakukan penataan dan mengkaji Detail Engineering Design (DED) secara komprehensif untuk menaksir biaya pembangunannya. "Nanti, kita akan duduk bersama (Pemprov Jabar) untuk memetangkan desain," ucapnya.

Bima mengatakan, hal terpenting untuk dipertimbangkan adalah soal kondisi lingkungan Situ Gede. "Yang pasti harus menjaga danau-nya, harus nyambung juga dengan alam sekitarnya, harus juga melibatkan warga sekitar," katanya.

Sejauh ini, tambah dia, belum menemukan kendala untuk pembangunan ekowisata Situ Gede. Dia menyatakan, lahan di Situ Gede sudah tidak ada yang perlu di permasalahankan. "Tidak ada pembebasan. Kan itu lahan semuanya milik kita," katanya.

Terkait rencana pembangunan Masjid Apung, Bima mengatakan akan menyesuaikan anggaran yang diberikan pemprov.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengatakan, kajian dari pemprov telah dilakukan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat. Menurutnya untuk menunjang ekowisata Situ Gede sejumlah sarana dan fasilitas akan dibangun.

"Sudah ada perahu. Bisa dilengkapi dengan baru atau ditambah. Jogging track biar biasa jalan kaki. Ada flying fox di situ. Untuk beribadah lebih tenang ada masjidnya. Cari makan ada kulinernya," kata Shahlan.

Shahlan menjelaskan, untuk merealisasikan ekowisata Situ Gede, infrastruktur harus menunjang. Disparbud akan dibantu oleh banyak pihak di tingkat kota untuk menyelerasakan persiapan. "Jadi nanti kan jalannya harus diperlebar. Tanggung jawabnya bukan hanya Dinas Pariwisata. Jadi semuanya terlibat," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA