Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Genjot Ekonomi Kreatif, Sukabumi Beri Insentif Danakitri

Rabu 18 Sep 2019 17:48 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nidia Zuraya

Pengunjung memperhatikan salah satu produk kreatif yang dipamerkan dalam pameran ekonomi kreatif Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan BI di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (26/8).

Pengunjung memperhatikan salah satu produk kreatif yang dipamerkan dalam pameran ekonomi kreatif Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan BI di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (26/8).

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Danakitri merupakan dana stimulan yang digulirkan Sukabumi Creative Hub (SCH).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Para pelaku ekonomi kreatif mendapatkan perhatian khusus dari Pemkot Sukabumi. Di mana sejumlah pelaku ekonomi kreatif mendapatkan bantuan dana stimulans melalui program Danakitri (Sukabumi Creative Financing Forum) yang digulirkan Sukabumi Creative Hub (SCH).

Kata Danikitri diambil dari bahasa sansakerta yang artinya adalah kemasyhuran dan diharapkan program ini dapat memasyhurkan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi. Program ini akhirnya memilih sebanyak tujuh pelaku ekonomi kreatif dalam menjalankan berbagai kegiatan pengembangan ekonomi kreatif.

"Bantuan ini sebagai bukti pemerintah hadir dan bergandeng tangan untuk sama-sama melangkah membuat lompatan panjang dalam pengembangan ekonomi kreatif," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Rabu (18/9).

Baca Juga

Dari 16 subsektor ekonomi kreatif, pemerintah menilai perlu fokus pada subsektor yang menjadi keunggulan daerah.

Fahmi mengatakan, dalam program ini ada 47 pelaku ekonomi kreatif yang mengajukan kegiatan untuk mendapatkan dana stimulans. Hasil seleksi ada 10 finalis dan akhirnya ditetapkan pelaku ekonomi kreatif yang mendapatkan bantuan.

Fahmi mengatakan, ajang ini juga sebagai media menjalin kebersamaan antara sesama pelaku ekonomi kreatif.  Dalam artian para pelaku ekonomi kreatif saling mempelajari antara satu dengan yang lain dan bukan mencari kelemahan.

Program ini kata Fahmi, juga dilaksanakan sebagai apresiasi keberadaan ekonomi kreatif yang perkembangannya cukup pesat. Targetnya dengan adanya program ini maka ekonomi kreatif akan terus melesat keberadaannya dari tahun ke tahun.

Upaya ini ungkap Fahmi, sejalan dengan tujuan bernegara yakni melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteran unum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan perdamaian dunia. Melihat tujuan bernegara ini, pemda harus hadir dalam dalam setiap kesempatan dan relung yang ada di masyarakat.

Manager Program Sukabumi Creative Hub Rendy Irlian Kamase menerangkan, ada sebanyak 47 proposal untuk mendapatkan bantuan Danakitri. Dari jumlah tersebut terpilih 10 finalis dan akhirnya dipilih tujuh pelaku ekonomi kreatif.

Ke tujuh penerima bantuan dana stimulan yakni pelatihan dasar, pelatihan batik kecamatan, revitalisasi Sri Asih, Sukabumi Digital, Pameran Fotografi Sekolah Pelosok, Widal Musik Festival, dan Pameran Foto Song For Sukabumi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA