Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Gara-Gara 'Kopi', 14 Warga Sumedang Keracunan

Kamis 19 Sep 2019 09:19 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Akibaty konsumsi minuman Kopi Cleng dan minuman Kopi Jantan warga keracunan.

SUMEDANG, AYOBANDUNG.COM--Akibat mengkonsumsi minuman Kopi Cleng dan minuman Kopi Jantan, sebanyak 14 orang warga Sumedang mengalami keracunan.

Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo mengatakan 14 warga itu mengkonsumsi minuman tersebut dalam rentang waktu 7 sampai 17 September 2019. Peristiwa ini pun menggemparkan masyarakat Sumedang.

AYO BACA : Ini Jurus Cegah Keracunan Massal di Sukabumi Terulang

"Peristiwa keracunan tersebut berdasarkan laporan masyarakat diakibatkan oleh Minuman Kopi Cleng dan Minuman Kopi Jantan," ujarnya saat melalui sambungan telepon," Rabu (18/9/2019).

Dia menyebutkan saat ini 14 korban tersebut telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Sumedang. Hasil pemeriksaan, dinyatakan 14 orang tersebut positif mengkonsumsi minuman kopi itu.

AYO BACA : Puluhan Warga Sukabumi Keracunan Hidangan Hajatan

"Di antaranya keracunan minuman Kopi Cleng dan keracunan minuman Kopi Jantan dan ada yang masih di rawat," katanya.

Hartoyo menjelaskan penjual minuman kopi itu sudah diminta keterangannya terkait kasus ini. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi minuman penambah stamina.

"Kami minta masyarakat agar senantiasa perhatikan apakah itu terdaftar di BPOM dan atau berizin resmi. Untuk mengantisipasi terulang, akan melakukan pengawasan lebih lanjut dengan melibatkan instansi terkait," pungkasnya.

AYO BACA : 3 Kasus Keracunan Massal di Sukabumi, 325 Orang Jadi Korban

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA