Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Remaja Putri Sleman Agar Minum Penambah Darah, Ini Alasannya

Kamis 19 Sep 2019 15:23 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Andi Nur Aminah

Anemia bisa diatasi salah satunya dengan konsumsi pil penamdah darah.

Anemia bisa diatasi salah satunya dengan konsumsi pil penamdah darah.

Foto: Noveradika/Antara
Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi dan membagikan tablet tambah darah bagi remaja.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mendorong remaja-remaja putri mengonsumsi tablet penambah darah. Alasannya, sebagai salah satu usaha menanggulangi potensi penyakit anemia dan thalasemia.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, angka anemia remaja di Sleman cenderung tidak mengalami penurunan yang signifikan. Hal itu didapat dari survei yang dilakukan dari 2016-2018. "Hasil survei yang dilakukan Puskesmas Prambanan pada 2018 didapat angka 22,86 persen remaja putri yang mengalami anemia," kata Sri saat membuka Jambore Remaja di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Baca Juga

Untuk itu, Dinas Kesehatan melakukan sosialisasi dan membagikan tablet tambah darah bagi remaja-remaja putri tingkat SMA. Selain itu, mereka didorong melakukan Senam Germas Sembada.

Hal itu, bagi Sri, merupakan salah satu langkah intervensi yang dilakukan Pemkab Sleman. Jangka panjangnya dimaksudkan saat mereka menikah dan mulai kehamilan, asupan gizi untuk bayinya tercukupi.

Sri menekankan, tujuan akhir semua itu tidak lain menekan potensi kelahiran bayi stunting di Kabupaten Sleman. Sebab, bayi-bayi itu gizinya sudah tercukupi selama berada dalam kandungan. "Berharap, melalui gerakan tersebut mampu menekan angka prevalensi remaja putri anemia di Kabupaten Sleman," ujar Sri.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Wisnu Murti Yani menuturkan, gerakan itu sudah didorong peraturan daerah. Yaitu, lewat Perbup Sleman Nomor 27 Tahun 2019 dikeluarkan.

Nantinya, Wisnu menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman akan menggandeng puskesmas-puskesmas dan sekolah-sekolah. Mereka yang akan melakukan sosialisasi dan memberikan tablet tambah darah. "Gerakan tersebut sangat penting bagi remaja putri guna mencegah stunting sejak dini, kita harus mempersiapkan ibu hamil yang sehat, yakni yang tidak anemia," kata Wisnu. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA