Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Kapolri Puji Vietnam dalam Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat 20 Sep 2019 00:42 WIB

Red: Bayu Hermawan

Tito Karnavian

Tito Karnavian

Foto: ANTARA FOTO/Chanry Andrew Suripaty
Kapolri mengatakan stabilitas keamanan penting untuk wujudkan kemajuan ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan ekonomi negara-negara di kawasan Asia Tenggara diperlukan stabilitas keamanan yang baik. Kapolri mengambil contoh Vietnam yang mengalami kemajuan ekonomi karena mampu menjaga stabilitas keamanan.

Tito mengatakan negara Vietnam yang mengalami kemajuan yang pesat dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,76 persen pada semester pertama tahun 2019. Hal itu merupakan pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara ASEAN. "Hal tersebut tentu tercapai karena stabilitas keamanan dalam negeri yang baik dibawah kepemimpinan perdana menteri. Oleh karena itu, kerja sama kepolisian di antara negara-negara anggota ASEANAPOL sangat penting dalam upaya mewujudkan kemajuan dan kesejateraan," kata Tito lewat keterangan tertulisnya.

Sementara Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc sepakat bahwa stabilitas keamanan dalam negeri merupakan modal penting untuk melaksanakan pembangunan sehingga kerja sama kepolisian antarnegara Asia Tenggara harus terus didorong untuk dikembangkan secara optimal dan berkesinambungan.

"Terima kasih atas apresiasi yang disampaikan oleh Kapolri selaku perwakilan para kepala kepolisian negara anggota ASEANAPOL," katanya.

Di samping itu, Kapolri Tito juga melakukan pertemuan dengan Commissioner Royal Brunei Police Force, Dato Paduka Seri Haji Mohammad Irwan bin Haji Hambali membahas peningkatan kerja sama di bidang penanggulangan terorisme dan kejahatan yang melibatkan kedua negara. Selanjutnya, Tito juga bertemu Commisioner New Zealand Police Mike Bush membahas peningkatan kerja sama soal kejahatan transnasional, khususnya terkait penanggulangan kejahatan terorisme dan siber.

Secara global, kejahatan transnasional, yaitu terorisme masih menjadi pokok persoalan yang terjadi sejumlah negara. Oleh karena itu, penanggulangan terorisme di Indonesia kerap menjadi acuan negara-negara lain yang memiliki permasalahan serupa.

Baca Juga

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA