Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Wapres Cina akan Hadiri Pelantikan Jokowi

Jumat 20 Sep 2019 12:11 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Nur Aini

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat membuka Forum Titik Temu di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat membuka Forum Titik Temu di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Rencana kehadiran Wapres Cina dinilai menunjukkan hubungan kedua pemimpin yang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Wakil Presiden Cina Wang Qishan akan menghadiri pelantikan presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober nanti. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri AM Fachir Wamenlu usai pertemuan Presiden Jokowi dengan penasihat hubungan luar negeri Presiden RRT/anggota Komisi Urusan Luar Negeri RRT, Song Tao, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9).

Baca Juga

"Kita tadi juga menyampaikan bahwa akan ada Wakil Presiden Tiongkok yang akan menghadiri pelantikan bapak presiden pada 20 Oktober nanti dan bapak presiden mengatakan terhormat kalau dihadiri juga oleh Wakil Presiden Tiongkok," ujar Fachir. 

Menurut Fachir, rencana kehadiran Wapres Cina itu menunjukkan hubungan kedua pemimpin negara yang baik. Dalam pertemuan ini, delegasi Cina juga berjanji akan memberikan perhatian lebih baik kepada Indonesia untuk menunjukkan hubungan kedua negara yang penting dan strategis. 

Selain itu, penasihat hubungan luar negeri Presiden RRT Song Tao juga menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Jokowi setelah kembali terpilih dalam Pilpres 2019. Ia juga menyampaikan komitmen Cina untuk terus meningkatkan kerjasama dengan Indonesia. 

Dalam pertemuan tersebut, Song Tao turut membawa Duta Besar RRT untuk Indonesia Xiao Qian. Sedangkan, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Praktino dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA