Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Kabut Asap Akibat Karhutla di Muarojambi Semakin Pekat

Sabtu 21 Sep 2019 20:28 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Warga menggunakan perahu menyeberangi Sungai Batanghari di bawah Jembatan Gentala Arasy yang diselimuti kabut asap karhutla, Jambi (ilustrasi)

Warga menggunakan perahu menyeberangi Sungai Batanghari di bawah Jembatan Gentala Arasy yang diselimuti kabut asap karhutla, Jambi (ilustrasi)

Foto: Antara/Wahdi Septiawan
Suasana di desa tersebut terlihat seperti waktu senja menjelang malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Puding dan Pulau Mentaro, Kabupaten Muarojambi semakin pekat. Suasana di desa tersebut terlihat seperti waktu senja menjelang malam.

Karhutla yang terjadi di Desa Puding dan Mentaro, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi tepatnya kawasan areal lahan PT Bara Eka Prima (BEP) dan PT Pesona Belantara Persada (PBP) mengakibatkan kabut asap terparah. Eko, warga setempat mengatakan, suasana siang hari di desa tersebut saat ini sudah tampak seperti malam yang gelap akibat kabut asap yang makin pekat.

Baca Juga

Menurutnya kebakaran yang terjadi di sana membuat langit menjadi gelap gulita. Apalagi untuk masuk ke jalan menuju lahan yang terbakat diwilayah PT Bep dan PT Pesona sudah seperti malam hari. Kendaraan yang melintas harus menghidupkan lampu.

Warga membenarkan kebakaran itu terjadi kawasan perusahaan. Sumber lainnya mengatakan kondisi angin yang kuat membuat hembusan api semakin membesar dan semakin gelap.

"Tiupan angin memang kencang disertai suara gemuruh api yang membakar lahan yang berjarak dua kilometer lagi dari permukiman warga setempat," kata Eko.

Asap yang makin pekat juga membuat minimnya aktivitas warga di dua desa tersebut dan warga lebih banyak berdiam di dalam rumah. Warga juga menghidupkan lampu rumah karena suasana gelap seperti malam hari.

Saat ini juga tim satgas karhutla Jambi dibantu pasukan TNI dan Brimob Polda Jambi masih terus berupaya memadamkan api di lahan milik perusahaan dibantu petugas dari perusahaan.
Saat ini ada 100 prajurit TNI dari Yonif 144 Bengkulu yang diturunkan membantu pemadaman api karhutla di Muarojambi yang dibantu personel Brimob Polda Jambi.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA