Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup

Ahad 22 Sep 2019 20:51 WIB

Red: Agung Sasongko

Gunung Semeru

Gunung Semeru

Foto: www.berkahlangkah.com
penutupan total tersebut dilakukan mulai Ahad (22/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan bahwa pendakian ke Gunung Semerudi Jawa Timur ditutup total akibat adanya kebakaran hutan.

Kepala Balai Besar TNBTS John Kennedie saat dikonfirmasi ANTARA di Malang, Ahad (22/9), mengatakan bahwa penutupan total tersebut dilakukan mulai Ahad (22/9) hingga batas waktu yang belum ditentukanatau setelah kondisi benar-benar dinyatakan aman.

"Berdasarkan kondisi terkini, kami menutup kegiatan pendakian Gunung Semeru secara total," kata dia.

Ia menambahkanpenutupan total pendakian tersebut karenaadanya kebakaran hutan di jalur pendakian Ayek-Ayek, sedangkan untuk kebakaran yang terjadi di Kalimatisudah berhasil dipadamkan oleh para petugas.

"Di Kalimati sudah padam. Sekarang terjadi lagi kebakaran di Ayek-Ayek, dekat Ranu Kumbolo," ujar John.

Dengan dikeluarkannya Pengumuman Balai Besar TNBTS Nomor PG.05/T.8/TU/TU.3/HMS/9/2019 yang menghentikan total kegiatan pendakian ke Gunung Semeru tersebut, maka pembatasan pendakian hingga Ranu Kumbolo tidak lagi berlaku.

Sebelumnya, pihak TNBTS membatasi pendakian Gunung Semeru hingga Ranu Kumboloatau ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Kebakaran di jalur pendakian Gunung Semeru terjadi sejak 17 September 2019 dilokasi Sumber Mani-Arcopodo-Kelik.

Berdasarkan informasi awal yang disampaikan Balai Besar TNBTS, kebakaran meliputi area seluas 6,5 hektare di Blok Ngamprong Resort PTN Ranupanidan area seluas 11,4 hektare di Blok Mentigi Renteng, Resort PTN Senduro.

Dalam upaya untuk memadamkan kebakaran di jalur pendakian Gunung Semeru tersebut, para petugas sempat mengalami berbagai kendala. Ada kurang lebih 25 petugas pemadam yang diterjunkan ke lokasi untuk mengatasi kebakaran hutan tersebut.

Beberapa kendala pemadaman kebakaran itu, di antaranya peralatan yang belum memadai, angin kencang, kesulitan untuk berkomunikasi, dan medan yang sulit dijangkau.

Pihak Balai Besar TNBTS terus berupaya untuk memadamkan api yang tersisa dalam kebakaran hutan di Gunung Semeruitu

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA