Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Massa di Depan JCC Senayan Mundur Ditembak Gas Air Mata

Senin 30 Sep 2019 19:09 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Sekelompok orang yang berada di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Polda Metro Jaya dihadang barikade aparat kepolisian. Orang-orang tersebut sempat melemparkan batu dan petasan ke arah petugas. Personel kepolisian pun sempat menembakan gas air mata ke arah kelompok orang tersebut.

Sekelompok orang yang berada di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Polda Metro Jaya dihadang barikade aparat kepolisian. Orang-orang tersebut sempat melemparkan batu dan petasan ke arah petugas. Personel kepolisian pun sempat menembakan gas air mata ke arah kelompok orang tersebut.

Foto: republika/flori sidebang
Sebelum gas air mata dilepaskan, massa sedang duduk di sekitar halte.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa demonstrasi yang berada di sektar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mulai bergerak menjauhi lokasi tersebut. Tidak sedikit pula yang bertahan di dekat Halte Bus Transjakarta JCC Senayan.

Baca Juga

Gas air mata yang ditembakkan ke arah massa pukul 18.15 WIB membuat mereka mundur ke arah Universitas Atmajaya. "Lagi ngaso aja azan magrib. Di deket fly over tiba-tiba ditembak gas air mata. Memang yang di Slipi rusuh, tetapi di sini enggak. Lagi istirahat aja dan emang lagi jalan mundur," ujar Adi (25), seorang peserta aksi, saat bergerak menjauhi Kompleks Parlemen, Senin (30/9).

Pantauan Republika.co.id, sebelum gas air mata dilepaskan, massa sedang duduk beristirahat di sekitar Halte Bus Transjakarta JCC Senayan. Tak sedikit dari mereka yang berjalan menjauhi Komplels Parlemen Senayan ke arah Semanggi. Terlihat mayoritas dari massa tersebut mengenakan jaket almamater.

Setelah gas air mata ditembakkan, hampir seluruh massa yang sedang duduk tadi, beserta satu mobil komando, bergerak menjauh. Sebagian di antara mereka yang berlari.

Tim medis yang berada di sisi bawah tangga jembatan penyeberangan mengingatkan mereka untuk berjalan di jalan raya. Mereka melindungi orang-orang yang sakit terkena gas air mata.

Terlihat pula ketika barisan massa bergerak mundur itu mobil ambulans yang mengangkut korban lainnya. Ada juga yang diangkut menggunakan sepeda motor. Korban yang diangkut sepeda motor tampak lemas terkulai.

Massa yang masih berada di sekitar fly over JCC Senayan kembali ditembaki gas air mata. Mereka perlahan bergerak mundur. Tapi, tak sedikit yang bertahan di dalam area jalan tol. Dari atas jembatan penyeberangan JCC Senayan terlihat ada satu titik api di masing-masing sisi jalan, baik yang ke arah Slipi maupun ke arah Semanggi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA