Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Rabu, 2 Rajab 1441 / 26 Februari 2020

Demo di Depan Gedung DPRD Jabar Kembali Ricuh

Senin 30 Sep 2019 19:26 WIB

Rep: Djoko Suceno/ Red: Andi Nur Aminah

Aksi unjukrasa mahasiswa di gedung DPRD Jabar

Aksi unjukrasa mahasiswa di gedung DPRD Jabar

Foto: Republika/Djoko Suceno
Tembakan gas air mata membubarkan konsentrasi massa di lokasi tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Aksi unjukrasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Jabar Jl Diponegoro, Kota Bandung, Senin (30/9) kembali ricuh. Kericuhan yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut terjadi ketika mahasiswa berusaha menjebol pintu gerbang kantor wakil rakyat tersebut.

Baca Juga

Tak hanya mendorong pintu gerbang yang terbuat dari pagar besi, mahasiswa juga melempari berbagai benda ke arah halaman Gedung DPRD Jabar. Upaya mahasiswa menjebol pintu gerbang berhasil dihalau petugas gabungan TNI-Polri.

Petugas menembakkkan gas air mata ke arah massa yang memadati Jl Diponegoro persis di depan Gedung DPRD. Tembakan gas air mata membubarkan konsentrasi massa di lokasi tersebut.

Massa mahasiswa pun berhamburan menuju depan Gedung Sate (Jl Diponegoro), Jl Cimandiri, dan Jl Trunojoyo. Tak hanya gas air mata, polisi juga mengerahkan satu unit mobil water cannon untuk menghalau massa. Suara sirene dan imbauan agar mahasiswa tak bertindak anarkis terdengar dari kendaraan rantis milik Polda Jabar. "Kita minta adik-adik mahasiswa tidak bertindak anarkis," teriak seorang petugas dengan menggunakan pengeras suara.

Imbauan petugas tersebut tak digubris mahasiswa. Massa yang berunjukrasa sejak siang hari itu melakukan perlawanan dengan melempari petugas dengan batu, botok mineral, dan benda keras lainnya. Tak hanya itu terdengar juga suara ledakan yang diduga kuat petasan berukuran besar.

Selain itu cahaya kembang api juga terlihat dari arah kerumunan massa. Hingga pukul 18.30 WIB massa masih terkonsentrasi di Jalan Diponegoro, depan Gedung Sate. Sesekali terdengar imbauan petugas agar massa membubarkan diri karena sudah melebihi waktu.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA