Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

KLHK Amankan 85 Ekor Satwa Dilindungi di Maluku

Kamis 03 Oct 2019 16:04 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Burung Kakatua Putih Besar Jambul Kuning, salah satu jenis satwa yang dilindungi (ilustrasi)

Burung Kakatua Putih Besar Jambul Kuning, salah satu jenis satwa yang dilindungi (ilustrasi)

Foto: Antara/Jojon
Seluruh barang bukti yang diamankan petugas dititip rawat di KSDA Maluku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mengamankan 85 ekor satwa dilindungi pada operasi gabungan penindakan tumbuhan dan satwa liar di Provinsi Maluku. "Benar 85 ekor satwa jenis burung yang dilindung yang diamankan," kata Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK RI Rasio Ridho Sani di Jakarta, Kamis (3/10).

Baca Juga

Ke-85 ekor satwa tersebut yaitu 49 ekor kasturi ternate, 15 ekor kakatua putih, 11 ekor nuri bayan, 10 ekor nuri kalung ungu, 59 buah gantungan burung dan tiga buah kandang. Selain mengamankan puluhan ekor satwa yang dilindungi undang-undang tersebut, Dirjen Gakkum juga menangkap empat tersangka yaitu inisial IU (34) AS (29) IS (40) dan RW (58).

Seluruh barang bukti yang diamankan petugas dititip rawat di Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Maluku. Kemudian, para tersangka akan dikenakan Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 dengan ancaman kurungan penjara maksimal lima tahun dan denda Rp 100 juta. "Seluruh tersangka ini merupakan warga lokal," katanya.

Saat ini Dirjen Gakkum masih menyelidiki lebih jauh kasus tersebut untuk mengungkap jaringannya serta kemana satwa yang dilindungi itu akan diperdagangkan. "Kita akan telusuri lebih jauh, untuk mengungkap jaringannya serta kemana satwa-satwa itu akan dijual karena ini merupakan tindak kejahatan," katanya.

Dalam mengungkap kasus tersebut, petugas Gakkum menyamar sebagai pembeli untuk mengelabui para tersangka. Operasi gabungan penindakan tumbuhan dan satwa liar dilakukan pada 20 hingga 29 September 2019. Terakhir, Rasio juga meminta masyarakat lokal agar turut serta membantu pemerintah melalui Dirjen Gakkum untuk memberikan informasi apa saja terkait jual beli satwa yang dilindungi undang-undang.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA