Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Hutan di Kawasan Lereng Gunung Merapi Terbakar

Jumat 04 Oct 2019 23:42 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Puncak Gunung Merapi terlihat dari kawasan Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (30/8/2019).

Puncak Gunung Merapi terlihat dari kawasan Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (30/8/2019).

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Kebakaran di Lerang Gunung Merapi masih belum padam.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG—  Hutan di kawasan lereng Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terbakar pada Jumat (4/10) siang.

Baca Juga

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, di Magelang, Jumat, mengatakan lokasi kebakaran di PUD 3,4,5, Desa Ngargosoko, Kecamatan Srumbung.

"Waktu kejadian diketahui sekitar pukul 11.30 WIB, hutan yang terbakar pada grid D5D," katanya.

Dia menuturkan sekitar pukul 12.15 WIB BPBD Kabupaten Magelang menerima informasi dari kelompok tani hutan (KTH) resor Srumbung melalui media sosial bahwa telah terjadi kebakaran hutan di Gunung Merapi di PUD 3,4,5, Desa Ngargosoko, Kecamatan Srumbung.

Dia mengatakan setelah mendapat laporan tersebut, BPBD Kabupaten Magelang langsung menuju lokasi kebakaran untuk memadamkannya.

Dia menyebutkan sekitar 100 personel dari tim gabungan ikut memadamkan kebakaran hutan tersebut.

Sekitar pukul 15.00 WIB, titik api di sebelah Dam Cakruk sudah berhasil dipadamkan, namun masih tersisa beberapa bara api di pohon pinus.

Sekitar pukul 16.00 WIB titik api di sebelah utara Kali Ireng semakin membesar dan pukul 17.00 WIB personel turun karena kondisi sudah sore dilanjutkan koordinasi untuk langkah selanjutnya.

Dia mengatakan pemadaman akan dilanjutkan pada Sabtu (5/10) apabila sampai malam ini belum padam. Malam ini dilakukan pemantauan oleh Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).  

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA