Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

TK ABA Diminta Jadi Pilar Terkuat Didik Generasi Bangsa

Ahad 06 Oct 2019 15:17 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq

   Ketua Umum PP Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, saat memberi arahan dalam Peneguhan Ideologi Aisyiyah-Muhammadiyah bagi pengajar-pengajar TK Aisyiyah Bustanul Atfal (ABA) DIY di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

Ketua Umum PP Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, saat memberi arahan dalam Peneguhan Ideologi Aisyiyah-Muhammadiyah bagi pengajar-pengajar TK Aisyiyah Bustanul Atfal (ABA) DIY di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

Foto: Dokumen.
Kepsek-kepsek TK ABA memiliki posisi strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- PP 'Aisyiyah menggelar Peneguhan Ideologi 'Aisyiyah-Muhammadiyah bagi pengajar-pengajar TK 'Aisyiyah Bustanul Atfal (ABA) DIY. Acara dihadiri 1.000 kepsek-kepsek dan guru-guru TK ABA.

Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini menilai, kepsek-kepsek TK ABA memiliki posisi strategis. Serta, tanggung jawab luar biasa menyelamatkan generasi mendatang dari sekolah-sekolah TK ABA.

Noordjannah berpesan, agar kepsek dan guru TKA ABA dapat hadir dengan hati yang lapang dan niat yang tulus. Utamanya, untuk sama-sama membangun dan menguatkan bangunan organisasi 'Aisyiyah.

Untuk itu, diperlukan penyegaran dan peneguhan tentang posisi guru TK ABA dalam konteks memahami ideologi 'Aisyiyah dan Muhammadiyah. Sejak 1919, TKA ABA hadir sebagai dedikasi sejahterakan masyarakat.

"Perjuangan Muhammadiyah dalam kemerdekaan agar masyarakat tidak terjajah oleh kebodohan, supaya pribumi merdeka," kata Noordjannah, di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

Dalam konteks ideologisasi tingkat Taman Kanak-Kanak, Muhammadiyah sudah memiliki pandangan keislaman yaitu Islam yang berkemajuan. Artinya, Islam akan memberikan tuntutan dan penuntun kehidupan.

Terlebih, ia merasa, perubahan dalam kehidupan terjadi begitu cepat. Noordjannah menekankan, pandangan Islam berkemajuan ini harus dipahami bersama yang dapat dituangkan dalam pendidikan anak-anak.

Untuk itu, Noordjannah berharap, TK ABA dapat menjadi pilar kuat mendidik generasi bangsa. Ia berpesan, agar amal usaha ini menjadi lahan ibadah dan kekuatan dakwah semua warga Muhammadiyah. "Karena anak-anak kita perlu mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya," ujar dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA