Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tasik Diguncang Gempa Magnitudo 4,8, tak Berpotensi Tsunami

Senin 07 Oct 2019 07:00 WIB

Rep: ayobandung.com/ Red: ayobandung.com

Tasikmalaya dan sekitarnya diguncang gempa bumi Tektonik pada Senin (7/10)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya diguncang gempa bumi Tektonik, pada Senin (7/10/2019) sekitar pukul 00.19 WIB. Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi itu bermagnitudo 4.8 dan tak berpotensi tsunami.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan, pusat gempa ini terletak pada koordinat 8.27 LS - 108.24 BT, tepatnya berada di laut pada jarak 82 km tenggara Kabupaten Tasikmalaya. Kedalamannya tercatat 23 kilometer.

"Ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas Zona Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia," ujar Hendro dalam keterangan resminya yang diterima ayobandung.com, Senin (7/10/2019).

Menurut peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pangandaran dan Garut Selatan dengan Skala Intensitas II MMI, serta di Tasikmalaya dan Sukabumi dengan Skala Intensitas I-II MMI.  Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. 

Hingga laporan ini dibuat pukul 00:51 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ayobandung.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ayobandung.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA