Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Saturday, 26 Rabiul Awwal 1441 / 23 November 2019

Rini Resmikan Kawasan Terpadu Labuan Bajo

Senin 07 Oct 2019 09:25 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Muhammad Hafil

Warga di sekitar Pelabuhan Komodo, Labuan Bajo, NTT.

Warga di sekitar Pelabuhan Komodo, Labuan Bajo, NTT.

Foto: Yogi Ardhi/Republika
ASDP tengah membangun kawasan terpadu Marina Labuan Bajo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri bumn rini m soemarno meresmikan pengecoran struktur bagian atas bangunan multifunction hall Inaya Bay Komodo yang berada di Kawasan Terpadu Marina labuan bajo , Ahad (6/10). Ditargetkan, multifunction hall dengan luasan total 2.102 meter persegi ini akan rampung pada akhir Desember 2019.

"Saya bangga pembangunan kawasan komersil terpadu di sini terus memberikan banyak pilihan kepada masyarakat. Semoga pembangunan bisa berjalan tepat waktu dan dapat digunakan masyarakat. Terima kasih kepada ASDP dan PT PP untuk komintmen dan kerja nyata bagi masyarakat," ujar Rini.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, multifunction hall Inaya Bay Komodo ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan meeting, incentives, conferencing, and exhibitions (MICE) Indonesia yang potensinya sangat besar karena menjadi satu-satunya dan yang terbesar di kawasan Labuan Bajo saat ini.

"Multifunction hall ini akan menjadi fasilitas MICE terbesar di Labuan Bajo yang berada di downtown dengan area strategis dengan keunggulan pemandangan laut yang sangat indah. Kapasitas multifunction hall dapat memuat 1.000 pax , untuk penyelenggaraan pelbagai aktivitas MICE baik skala kecil maupun besar," kata Ira.

Diketahui, potensi MICE Indonesia di pasar internasional sangat besar mengingat Indonesia memiliki atraksi yang lengkap baik alam, budaya dan buatan yang menjadikan penyelenggaraan acara semakin menarik.

ASDP melalui PT Indonesia Ferry Property (perusahaan patungan dengan PT Pembangunan Perumahan) tengah membangun Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang meliputi pembangunan area komersial, hotel bintang 5, marina serta pengembangan dermaga penyeberangan.

Sementara itu, Hotel Inaya Bay Komodo merupakan hotel bintang 5 yang terdiri dari 5 lantai dengan total kapasitas 147 unit kamar. Awal Oktober ini, tahap I Hotel Inaya Bay dengan jumlah 105 unit kamar siap untuk soft launching.

Sedangkan, untuk tahap II sebanyak 42 unit kamar akan selesai pada akhir Desember 2019. Inaya Bay Komodo  dilengkapi fasilitas menarik bagi wisatawan, mulai dari dining room restaurant, indoor maupun outdoor, rooftop, Moon Bar , swimming pool hingga tempat berjalan-jalan yang menghadirkan panorama laut Labuan Bajo yang sangat indah di kala sunrise maupun sunset.

Hotel Inaya Bay juga dilengkapi area komersial dengan berbagai tenant retail besar dari berbagai brand ternama baik dalam negeri maupun internasional yang menyediakan kebutuhan wisatawan selama berada di sini, mulai dari F&B, perbankan, pakaian, kesehatan, dan toko cendramata khas Indonesia.

Ira berharap, dengan adanya Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo dapat mendongkrak wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

ASDP menciptakan destinasi wisata baru dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata tanah air. "Kami berharap, masyarakat atau turis yang datang ke pelabuhan ASDP, tidak hanya untuk menyeberang saja, tetapi mendapatkan _experience_ lebih dengan berbagai fasilitas yang ada," pungkasnya.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA