Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Dua Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Senin 07 Oct 2019 17:52 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani

Curanmor

Curanmor

Foto: Republika/Edi Yusuf
Keduanya terbukti mencuri motor yang diletakkan korban di teras rumahnya

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Dua pelaku pencurian motor dengan pemberatan (curanmor) dilaporkan tewas setelah mendapatkan tembakan dari polisi. Penembakan terhadap E (30) dan M S alias S (21) ini dilakukan karena pelaku melakukan perlawanan terhadap aparat saat penangkapan.

Kapolres Malang Kota (Makota), AKBP Dony Alexander menerangkan, kejadian ini bermula dari pembuntutan aparat terhadap dua pelaku yang mencurigakan di Tlogomas, Kota Malang, Selasa (17/9). Keduanya terbukti telah melakukan pencurian motor yang diletakkan korban di teras rumahnya.

"Saat kedua tersangka melakukan aksi, petugas kami melakukan pengejaran," jelas Dony kepada wartawan di Mapolresta Malang, Senin (7/10).

Saat aparat hendak melakukan penangkapan, salah satu pelaku dilaporkan mencoba menusuk petugas dengan senjata tajam. Kemudian berlanjut pada satu tersangka lainnya dengan menggunakan cerulit. Karena mendapatkan serangan tersebut, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

"Kita sudah melakukan sesuai SOP. Untuk melindungi nyawa petugas, kita harus melalui tindakan tegas," jelas Dony.

Menurut Dony, petugas langsung membawa dua pelaku tertembak ke rumah sakit. Namun sayangnya, keduanya dilaporkan tak mampu diselamatkan. Keduanya dinyatakan meninggal dalam proses penyelamatan di rumah sakit.

Selain kejadian di Tlogomas, kedua pelaku dinyatakan telah melakukan aksi pencurian serupa sebanyak 50 kali. Bahkan, pelaku E merupakan residivis yang sempat ditahan di Polres Malang Kota pada 2017. Setelah bebas, pria asal Pasuruan tersebut ternyata kembali melakukan pencurian motor bersama M S alias S.

Agar tidak terulang kembali, Dony mendorong, masyarakat agar mengamankan motor sebaik mungkin. Warga diharapkan menggunakan kunci ganda dan memarkir di tempat aman.

"Dan pelaku curanmor akan terus dilakukan pengejaran sampai Kota Malang bebas dari kasus curanmor," tegasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA