Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Bupati Diciduk KPK, Sejumlah Warga Syukuran Potong Kambing

Senin 07 Oct 2019 18:05 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Teguh Firmansyah

Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara saat tiba untuk melakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (7/10).

Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara saat tiba untuk melakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (7/10).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap dalam OTT KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Ahad (6/10) malam. Sejumlah warga mengaku gembira dengan penangkapan tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, kekecewaan warga atas kepemimpinan Bupati Agung Ilmu terjadi sejak menjabat lima tahun terakhir. Mobil yang membawa Agung menuju gedung KPK di Jakarta, pun mendapat sorak-sorak gembira dari warga malam itu.

Baca Juga

“Agung getah basah (pelit).. Agung getah basah/ (pelit)....” teriak warga dalam mobil berkeliling kota.

Tak hanya itu, pada Senin (7/10), sejumlah warga di Kotabumi menggelar syukuran dengan memotong tiga kambing dan seekor kerbau. Kambing yang telah dikuliti dagingnya di tempel di sebuah mobil warga, lalu diarak keliling kota kabupaten, tanda kegembiraan warga atas penangkapan oleh KPK.

Menurut Iwan, warga Kotabumi, Lampung Utara, kepemimpinan Agung sebagai bupati tidak mampu mengayomi warganya. Warga tidak peduli dan prihatin dengan Agung atas apa yang dialami Agung saat ditangkap KPK.  “Justru warga bergembira,” kata Iwan.

Ia mengatakan, kepemimpinan bupati Agung selama ini dinilai tidak merakyat. Rakyat yang berada di kabupaten merasa tidak ada perhatian dari bupati atas kepentingan rakyat.

Tak hanya rakyat, seorang kontraktor di Bandar Lampung juga menilai kepemimpinan Agung selama menjabat bupati berbeda dengan pemimpin sebelumnya. Bahkan, kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, menyesali tindakan bupati yang tidak memperhatinkan kepentingan rakyat.

Agung Ilmu Mangkungara menjabat bupati lima tahun terakhir. Ia  pun terpilih lagi untuk masa jabatan kedua. Agung adalah anak kandung Tamanuri, yang juga pernah menjabat Bupati Waykanan. Saat ini, Tamanuri terpilih lagi menjadi anggota DPR-RI dari Partai Nasdem.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA