Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Emil Klaim Seluruh Titik Karhutla Jatim Telah Dipadamkan

Selasa 08 Oct 2019 12:39 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani

Kondisi terakhir hutan Gunung Arjuno yang tengah dipadamkan sejumlah tim.

Kondisi terakhir hutan Gunung Arjuno yang tengah dipadamkan sejumlah tim.

Foto: dok. BPBD Kota Batu
Beberapa wilayah di Jatim sebelumnya memang dilanda kebakaran hutan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengklaim, seluruh titik kebakaran hutan di wilayahnya telah bisa dipadamkan. Beberapa wilayah di Jatim sebelumnya memang dilanda kebakaran hutan. Kebakaran hutan terjadi di Gunung Arjuno, Gunung Welurang, Gunung Semeru, Gunung Raung, dan beberapa wilayah lainnya.

"Sejauh ini rata-rata titik-titik ini bisa dipadamkan. Sempat kemarin kan pakai water bomb di Arjuna ya, dan sebagainya," ujar Emil ditemui di Kampus C, Universitas Airlangga, Surabaya, Selasa (8/10).

Emil melanjutkan, kebakaran hutan di Jawa Timur tidak separah dengan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Karena di hutan-hutan di Jatim tidak terdapat gambut. Sehingga kebakaran hutan lebih mudah dipadamkan. Maka dari itu, concern utama Pemprov Jatim tidak pada pemadamannya, melainkan menjaga flora dan faunanya.

"Yang jadi concern bukan pemadamannya tapi pohon itu eman, dari kebakar. Ini yang kita ingin lakukan yaitu upaya preventif," ujar Emil.

Emil melanjutkan, yang menjadi fokus perhatian terkait kebakaran hutan di Jatim juga karena wilayah yang terbakar merupakan daerah wisata. Maka dari itu, tindakan preventif menurutnya lebih mendesak dilakukan. Seperti membekali para pendaki agar tidak lalai, sehingga kebakaran-kebakaran hutan di Jatim bisa dihindari.

"Karena penyebab utamanya adalah karena kelalaian manusia. Karhutla di Jatim ini banyak tejadi di wilayah-wilayah pariwisata kita. Seperti Gunung Penanjakan, Arhuno, Ranukumbolo (Semeru). Kita imbau pendaki untuk tidak melakukan hal-hal berpotensi menyebabkan kebakaran," ujar Emil.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA