Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Motif Perkelahian Berujung Maut Dua Sopir Bermotif Asmara

Selasa 08 Oct 2019 17:55 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Endro Yuwanto

Ilustrasi Garis Polisi

Ilustrasi Garis Polisi

Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Pelaku dan korban merupakan teman dan sama-sama menyukai wanita yang sama.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Aparat kepolisian Polsek Cimanggis berhasil menangkap pelaku perkelahian berujung maut yang terjadi di Pasar Palsigunung, Cimanggis, Kota Depok, Senin (7/10). Pelaku dan korban sama-sama sopir angkutan kota (angkot).

Perkelahian yang menewaskan korban Jimi Wijaya (32 tahun) diduga bermotifkan asmara, cinta segitiga. "Pelaku adalah HS (34) yang merupakan teman korban. Pelaku diamankan bersama kekasihnya, D (25), di Kawasan Lenteng Agung Jakarta Selatan (Jaksel)," ujar Kapolsek Cimanggis, AKP Bagus Panutan di Mapolsek Cimanggis, Kota Depok, Selasa (8/10).

Polisi mengamankan tas warna hitam milik pelaku yang di dalamnya berisi pisau. "Berdasarkan pengakuan pelaku, perkelahian terjadi karena korban mendobrak kamar kos dan melihat pelaku bersama wanita yang disukai korban. Terjadilah keributan dan pelaku akhirnya menusukkan senjata tajam ke dada dan leher korban," terang Bagus.

Bagus menambahkan, pelaku dan korban merupakan teman dan sama-sama menyukai wanita yang sama. "Untuk sementara motifnya asmara cinta segitiga. Kami juga meminta keterangan saksi, D, yang merupakan wanita yang jadi rebutan pelaku dan korban," jelasnya.

Korban berdasarkan tanda pengenal beralamat di RT 003/ RW 001 kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. "Korban dan pelaku merupakan sopir angkot 112 jurusan Kampung Rambutan-Depok,"  kata Bagus.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA