Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

PDIP akan Pastikan Urgensi Rehabilitasi Rumah Gubernur DKI

Selasa 08 Oct 2019 18:26 WIB

Red: Ratna Puspita

Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat.

Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat.

Foto: dok Republika
PDIP nilai berdasarkan kasat mata, tak perlu ada perbaikan di rumah dinas gubernur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jakarta akan memastikan urgensi dari rehabilitasi Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta di Taman Suropati no 7 dengan anggaran mencapai Rp 2 miliar lebih pada APBD 2020. Sebab, menurut PDIP, berdasarkan kasat mata, tidak perlu ada perbaikan.

Baca Juga

Ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menyatakan akan menanyakan terlebih dahulu kondisi dan urgensi rencana rehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta kepada Dinas Cipta Karya. "Nanti kita lihat dulu urgensinya. Kalau kasat mata sih masih bagus," kata Gembong saat dihubungi di Jakarta, Selasa (8/10).

Gembong menuturkan pada saat pembahasan kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara (KUA PPAS) 2020 nanti, partainya pasti akan mempertanyakan kegiatan kegiatan anggaran yang dirasa tidak efektif, khususnya di luar program prioritas. "Nanti dalam pembahasan kan ada pengggunaanggaran. Di situ bisa kami tanyakan. Sifatnya kan terbuka untuk umum," ucapnya.

Sebelumnya, anggaran untuk merehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yang diajukan dalam kebijakan umum anggaran-plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk tahun anggaran 2020, mencapai Rp 2 miliar lebih. Jumlah tersebut, disebutkan untuk merehabilitasi rumah dinas tersebut mulai dari rehabilitasi atap, interior, hingga pengecatan.

Secara total, anggaran yang diajukan untuk rehabilitasi rumah dinas gubernur adalah senilai Rp 2,4 miliar dan akan dibahas serta harus disetujui DPRD DKI Jakarta untuk bisa ditindaklanjuti. Sejak dilantik pada 2017, Gubernur Anies dan keluarganya tidak tinggal di rumah dinas tersebut. Namun, Gubernur Anies memilih tetap tinggal di rumah pribadinya di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA