Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Kebakaran Landa Hutan Lereng Gunung Lawu Karanganyar

Rabu 09 Oct 2019 19:53 WIB

Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar

Kebakaran melanda hutan di Lereng Gunung Lawu di Karanganyar

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kebakaran melanda hutan di Lereng Gunung Lawu di Karanganyar. Seluas 4 hektare hutan gunung Lawu terbakar selama musim kemarau ini.  Hutan Lawu yang terbakar tersebut, berada di Desa Tengklik, Desa Blumbang Kecamatan Tawangmangu, serta di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Dengan luasan hutan di Lawu Utara seluas 6038,50 hektar, kebakaran ini relatif kecil, jika dibandingkan dengan kebakaran hutan yang terjadi tahun lalu.

Hal tersebut dikatakan Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (Asper BKPH) Lawu Utara, Widodo, kepada wartawan usai rapat koordinasi kebkaran hutan dan lahan (Karhutla) di Mapolres Karanganyar, Rabu (09/10/2019).

Menurut Widodo, dari empat heltar hutan yang tebakar tersebut, yang paling parah di daerah Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Di kawasan ini, berbatu, dan terbakar habis. Sedangkan di kawsan lain, hanya yang terbakar hanya semak-semak. “Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran hutan ini. Hanya saja, untuk hutan yang berada di Desa Blumbang, titik api berasal dari bekas pembakaran arang yang dilakukan oleh warga,” kata dia.

Dijelaskannya, pengendalian kebakaran yang paling efektif di atas gunung dengan medan yang berat, adalah dengan membuat ilaran api, atau sekat bakar, dengan memisahkan yang terbakar dengan yang tidak terbakar, sehingga tidak merembet ke lokasi lain.

 

The post appeared first on Joglosemar News.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan joglosemarnews.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab joglosemarnews.com.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA