Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Perempuan Melbourne Jadi Korban Begal di Bali

Ahad 06 Okt 2019 01:25 WIB

Red:

Ilustrasi Kejahatan

Ilustrasi Kejahatan

Foto: pixabay
Dibegal di Bali, perempuan asal Melbourne Heather Woods mengalami cedera serius

Seorang perempuan asal Melbourne Heather Woods mengalami cedera serius termasuk patah tulang selangkangan ketika dia hendak dibegal di Bali.

Woods yang berusia 48 tahun, menurut media Australia The Herald Sun, sedang liburan di Bali bulan September lalu ketika peristiwa pembegalan tersebut terjadi.

Pembegal menggunakan sepeda motor berusaha mengambil tas yang disandang Woods dan membuatnya terseret jatuh sejauh lima meter.

Atas peristiwa tersebut, Heather harus mengghabiskan waktu lima hari dirawat di sebuah rumah sakit di Bali, sebelum kemudian diterbangkan kembali ke Australia menggnakan pesawat khusus, karena cedera serius yang dialaminya.

Heather mengatakan dia sedang berjalan kaki di kawasan Seminyak, hanya sekitar 30 meter dari lokasi penginapannya ketika seseorang menjambret tasnya.

"Pada awalnya saya tidak tahu apa yang terjadi, dan kemudian saya merasa melayang di udara dan kemudian terjatuh di tanah," katanya seperti diberitakan Herald Sun hari Rabu (2/10/2019).

"Pengendara sepeda motor itu menarik tas saya sejauh lima meter sebelum saya terjatuh. Dia berusaha memotong tali tas namun yang terkena adalah badan saya, bukannya tas," lanjut Heather.

"Dia tidak berhenti sama sekali. Dia hanya melepaskan tas karena motornya hampir jatuh. Saya berteriak kencang karena saya tidak tahu apa yang terjadi."

Suami Heather dan anaknya yang berusia 16 tahun dibantu beberapa warga setempat yang melihat peristiwa tersebut kemudian membawa Heather ke pinggir jalan dan memanggil ambulans.

Cedera yang dialami Heather termasuk pendarahan di dalam, dan luka di tangan yang memerlukan 10 jahitan.

Heather kemudian diterbangkan ke Rumah Sakit Perth Royal karena kondisinya yang memburuk, dan berada di sana sejak 19 September lalu.

Menurut dokter, diperlukan waktu sedikitnya tiga bulan bagi Heather untuk sembuh total.

"Saya ingin kembali ke rumah," katanya.

Heather Woods mengatakan kejadian itu membuatnya sangat trauma.

"Mungkin akan diperlukan waktu lama bagi saya untuk meninggalkan rumah. Saya takut sekali."

"Dunia sudah berubah dan banyak tempat sudah tidak aman lagi. Kita harus sangat berhati-hati," tambahnya.

Heather juga memberikan peringatan kepada mereka yang mau bepergian ke luar negeri untuk berhati-hati dan membeli asuransi perjalanan.

"Lihat keadaan sekeliling, jalan di arah yang berlawanan dari lalu lintas, dan jangan bawa tas. Karena hidup lebih berharga dari tas," katanya lagi.

Simak berita-berita lainnya dari ABC Indonesia

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA