Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Rumah Pelaku Penusukan Wiranto Diperiksa

Kamis 10 Okt 2019 16:41 WIB

Rep: Antara/ Red: Indira Rezkisari

Polisi melakukan pemeriksaan rumah keluarga pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah di Jalan Alfakah V desa Tanjung Mulia Hilir Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (10/10/2019).

Polisi melakukan pemeriksaan rumah keluarga pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah di Jalan Alfakah V desa Tanjung Mulia Hilir Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (10/10/2019).

Foto: Antara/Septianda Perdana
Keluarga pelaku penusukan Wiranto di Medan diperiksa polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Sejumlah petugas Kepolisian, TNI dan pemerintah setempat melakukan pemeriksaan terhadap keluarga pelaku wiranto ">penusukan wiranto bernama Syahril Alamsyah, Kamis (10/10). Pelaku beralamat di Jalan Alfakah V, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Medan.

Adapun keluarga yang diperiksa yakni kakak ipar dari pelaku yang bernama Trisna."Sebentar ya kita periksa dulu," kata Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari, di lokasi.

Sejumlah warga terlihat memadati kediaman Trisna. Hingga saat ini para petugas masih terus melakukan pemeriksaan.

Diberitakan sebelumnya, Syahril bersama dengan Fitri Andriana Binti Sunarto, melakukan penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto di Lapangan Menes Pandeglang diamankan pihak kepolisian di Pandeglang, Kamis (10/10). Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandeglang.

Menurut informasi tersebut, kronologi kejadian yakni pada Kamis 10 Oktober 2019 sekitar Pukul 11.55 WIB di depan Gerbang Lapangan Alun-Alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, terjadi penyerangan atau penusukan yang diduga dilakukan kedua tersangka terhadap Menko Polhukam Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan saudara Fuad.

Adapun kejadian penusukan tersebut terjadi tiba-tiba. Pelaku langsung menyerang atau menusuk ke bagian perut Menkopolhukam Wiranto dengan menggunakan senjata tajam berupa gunting secara membabi buta. Akibat kejadian tersebut mengakibatkan luka tusuk pada bagian punggung Kompol Dariyanto dan bagian dada sebelah kiri H Fuad.



Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA