Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Jenguk ke RSPAD, JK Sebut Kondisi Wiranto Baik

Kamis 10 Oct 2019 17:50 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menjenguk  Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto atas penyerangan di Pandeglang di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menjenguk Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto atas penyerangan di Pandeglang di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Foto: Thoudy Badai
Menurut JK, Wiranto sedang menjalani operasi di RSPAD Gatot Soebroto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut kondisi kondisi kesehatan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dalam keadaan baik. JK menyebut Wiranto saat ini sedang ditangani oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto pascadiserang di Pandeglang, Banten.

"Kondisinya baik, insyallah dokter sini sangat berpengalaman. Sedang dioperasi insyallah untuk penyembuhan prosesnya," ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).

Namun demikian, JK meminta masyarakat mendoakan kondisi kesehatan Wiranto. JK mengaku belum dapat berkomunikasi dengan Mantan Panglima ABRI itu lantaran Wiranto saat ini tengah menjalani operasi.

"Ini kan masih di kamar operasi tentu tidak bisa kita masuk, (minta) masyarakat mendoakan saja," ujar JK di RSPAD Gatot soebroto, Jakarta.

JK mengaku tidak menyangka penyerangan terhadap Wiranto tersebut. Apalagi, sudah ada standar operasi prosedur pengamanan terhadap pejabat, khususnya para menteri.

"Ada SOP-nya, ya tidak disangka, karena ini pertama kali ini, ada orang yang memang mencederai pejabat dengan tikaman," ujar JK.

JK tiba di RSPAD Gatot Soebroto sekitar pukul 16.30 WIB dan masuk ke gedung tempat Wiranto dirawat, usai menghadiri acara Topping Off Gedung Dewan Masjid Indonesia di Matraman, Jakarta, Kamis (10/10).

Sebelumnya, JK menyebut penyerangan terhadap Wiranto menunjukan sel-sel kelompok radikal masih tetap ada. JK menyebut demikian, setelah pelaku penyerangan kepada Wiranto diduga terpapar kelompok radikal.

"Itu berarti bahwa sel-sel daripada kelompok radikal masih tetap jalan," ujar JK saat ditemui di acara topping off gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Matraman, Jakarta, Kamis (10/10).

JK pun mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perilaku-perilaku kelompok radikal. Ia juga meminta masyarakat tak segan melaporkan kepada aparat jika hal-hal mencurigakan di sekitarnya.

"Itu pertama kita harus lebih hati-hati dan juga kepada masyarakat segera melaporkan jika ada masalah-masalah," ujar JK.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang dua orang yang diduga terpapar paham radikal saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten. Saat ini, Wiranto tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA