Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

JK: Ini Pertama Kali Penyerangan Pejabat dengan Ditikam

Kamis 10 Okt 2019 18:31 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ratna Puspita

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers terkait penyerangan Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers terkait penyerangan Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Foto: Antara/Galih Pradipta
JK mengingatkan masyarakat berhati-hati terhadap perilaku kelompok radikal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla serangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Wiranto merupakan kejadian pertama ada penyerangan terhadap pejabat dengan tikaman. Kalla pun menyatakan tidak pernah menyangka bakal ada insiden penyerangan terhadap.

Baca Juga

Sebab, menurut JK, sudah ada standar operasi prosedur pengamanan terhadap para pejabat, termasuk setingkat menteri. "Ada SOP untuk dapat pengawalan dari polisi,," ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).

JK meminta masyarakat dan pejabat harus tetap berhati-hati karena penyerangan menunjukan tanda sel-sel kelompok radikal masih tetap hidup. "Yang jelas, bahwa di Indonesia kelompok radikal ini masih ada, itu berkeliaran," ujar JK.

JK pun mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perilaku-perilaku kelompok radikal. Ia juga meminta masyarakat tak segan melaporkan kepada aparat jika hal-hal mencurigakan di sekitarnya.

"Itu pertama kita harus lebih hati-hati dan juga kepada masyarakat segera melaporkan jika ada masalah-masalah," ujar JK.

Usai menjenguk, JK menyebut kondisi kesehatan Wiranto dalam keadaan baik. JK menyebut Mantan Panglima ABRI tersebut saat ini sedang ditangani oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto pasca ditikam dua orang yang diduga terpapar paham radikal.

"Kondisinya baik, insyallah dokter sini sangat berpengalaman. Sedang dioperasi insyallah untuk  penyembuhan prosesnya," ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).

JK kuga meminta masyarakat mendoakan kondisi kesehatan Wiranto. JK mengaku belum dapat berkomunikasi dengan Wiranto yang tengah menjalani operasi.

"Ini kan masih di kamar operasi tentu tidak bisa kita masuk, (minta) masyarakat mendoakan saja," ujar JK di RSPAD Gatot soebroto, Jakarta.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang dua orang yang diduga terpapar paham radikal saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten. Saat ini, Wiranto tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA