Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Risma: Surabaya Siap Dukung Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia

Kamis 10 Oct 2019 18:42 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi

Sekjen PSSI Ratu Tisha (kiri) menggelar pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di kediamannya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Kamis (10/10). Pertemuan tersebut membahas progres bidding tuan rumah Piala Dunia U 20 tahun 2021. Dimana Stadion GBT Surabaya menjadi salah satu yang diajukan.

Sekjen PSSI Ratu Tisha (kiri) menggelar pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di kediamannya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Kamis (10/10). Pertemuan tersebut membahas progres bidding tuan rumah Piala Dunia U 20 tahun 2021. Dimana Stadion GBT Surabaya menjadi salah satu yang diajukan.

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Baru mendengar kabarnya saja, masyarakat Surabaya sudah sangat bangga.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan kesiapan Surabaya menjadi salah satu kota calon tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 nanti. 

"Baru mendengar kabarnya saja, masyarakat dan fans sepakbola di Surabaya sudah sangat bangga. Kami siap all out dukung PSSI supaya Indonesia bisa jadi tuan rumah. Berkorban sedikit (untuk renovasi fasilitas) ya pasti kita lakukan," kata Risma saat menerima kunjungan dari Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha, di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Kamis, 10 Oktober 2019.

Menurut Risma, antusiasme sepakbola di Surabaya yang tinggi membuat dirinya yakin Surabaya layak menjadi salah satu kota tuan rumah di Piala Dunia U-20. Selain itu, fasilitas sepakbola serta sarana penunjang di Surabaya juga cukup layak untuk menyelenggarakan acara kelas internasional.

"Kami banyak sekali punya lapangan sepak bola. Kalau dijumlah bisa ada 574 lapangan. Sarana penunjangnya mungkin memang perlu diidentifikasi kembali kelayakannya. Tapi dengan adanya dorongan dari PSSI memilih Surabaya, kami menyanggupi proses renovasi tersebut," kata Risma.

Stadion Gelora Bung Tomo memang jadi salah satu stadion yang diajukan oleh PSSI untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-20 dalam rangka menjadikan Indonesia tuan rumah. Di samping itu, dibutuhkan setidaknya lima lapangan latihan yang jaraknya tidak terlalu jauh sebagai sarana penunjang penyelenggaraan pertandingan.

"Dari hasil pembicaraan dengan Bu Sekjen, mungkin butuh lima lapangan yang layak dan perbaikan rumput, ruang ganti, ataupun pencahayaan ya. Kami (Surabaya) terbiasa kerja cepat untuk menyiapkan hal-hal seperti ini," kata Risma menambahkan.

Risma juga menyatakan bahwa dirinya akan mempersiapkan segala kebutuhan dengan segera. Terlepas dari hasil yang menyatakan Indonesia akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 atau tidak.

"Apapun hasilnya nanti, Surabaya akan prepare dan sudah berjuang. Karena masyarakat dengar kesempatan jadi tuan rumah saja sudah senang. Kita akan siapkan semua, jangan khawatir," katanya.

Sekjen PSSI Ratu Tisha menjelaskan bahwa melalui usaha yang panjang, Indonesia telah berhasil mencapai tahap terjauh yang pernah dicapai dalam rangka penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

"Perwakilan dari FIFA sudah melakukan tinjauan ke enam kota secara acak dan sudah memberikan masukan positif. Saat ini, kami juga sudah menyiapkan semua kebutuhan yang jadi catatan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah," kata Tisha.

Pengumuman keputusan tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 akan dilakukan 23 Oktober 2019 nanti. Saat ini, Indonesia bersaing dengan Brasil dan Peru untuk menjadi tuan rumah event sepak bola internasional bergengsi tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA