Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Menhan: Penusukan Wiranto tak Ancam Pelantikan Presiden

Kamis 10 Okt 2019 19:54 WIB

Red: Ratna Puspita

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Purnawirawan TNI di Jakarta, Senin (29/7).

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Purnawirawan TNI di Jakarta, Senin (29/7).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Menhan mengatakan tidak perlu ada peningkatan keamanan tokoh penting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Peristiwa penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten, tidak akan mengancam pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019. "Enggak, enggak (akan ancam pelantikan)," kata Menteri Pertahanan (Menhan) ryamizard ryacudu  menanggapi penusukan kepada Wiranto di Rindam XVIII Cenderawasih, Jayapura, Papua, Kamis (10/10).

Baca Juga

Menurut Ryamizard, pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 akan tetap dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober mendatang. "Ya, lantik saja, memang kenapa? Aman. Hajar saja yang memberikan enggak aman. Itu sudah aturan, kok, segala macam, sudah hukum kita menang. Mau apa lagi? Saya kesal sebetulnya," katanya.

Ia mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa mantan Pangab (Panglima TNI) itu yang menyebabkan luka di bagian perut. Ketika ditanyakan apakah perlu peningkatan keamanan tokoh penting seperti menteri, Ryamizard menyatakan tidak perlu.

"Ah, saya sih enggak perlu. Mudah-mudahan aman semualah enggak ada gitulah," kata Ryamizard.

Polisi menangkap dua pelaku penusukan, yakni seorang pria dan seorang wanita.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA