Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

213 Perantau Minang di Wamena Sudah Kembali Berdagang

Jumat 11 Oct 2019 14:14 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Tradisional Sinakma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (11/10/2019).

Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Tradisional Sinakma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (11/10/2019).

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Sudah tidak ada lagi perantau Minang di Wamena yang eksodus.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, sebanyak 213 warga perantau Minang yang ada di Wamena, Papua sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Mayoritas perantau Minang di Wamena bekerja sebagai pedagang barang sembako.

"Kan yang bertahan di Wamena ada 213 (perantau Minang). Saya cek ke ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) di sana, kalau mereka sudah mulai dagang kembali," kata Nasrul Abit di Padang, Jumat (11/10).

Pascatragedi Wamena kemarin, ada 1.470 perantau Sumbar eksodus dari Papua. Sebanyak 702 orang memilih pulang ke Sumbar, sisanya ada yang tinggal di Jakarta, Bali dan beberapa provinsi lainnya.

Baca Juga

Ada juga perantau Minang di Wamena memilih pindah permanen ke provinsi lain buat membuka kehidupan baru. Sebanyak 213 orang memilih tetap bertahan di Wamena karena memiliki aset yang masih bisa dilindungi. Perantau Minang yang bertahan ini yakin dengan jaminan keamanan dari pemerintah.

Nasrul menyebut Pemprov Sumbar akan menyalurkan bantuan hasil dari penggalangan dana dari berbagai pihak buat korban tragedi Wamena. Baik korban yang sudah pulang kampung maupun yang bertahan di Wamena.

Nasrul mengatakan, sekarang sudah tidak ada lagi warga yang akan eksodus dari Wamena. Ia harap warga yang bertahan tidak berubah pikiran untuk ikut pulang kampung. Karena pulang ke kampung halaman, kata dia, belum tentu ada jaminan akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

"Satu orang saya dengar bahkan sudah ingin kembali lagi ke Wamena untuk kembali buka usaha di sana," ucap Nasrul.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA