Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Donasi Sumbar untuk Wamena Ditutup Jumat Pekan Depan

Jumat 11 Oct 2019 14:24 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Indira Rezkisari

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat menemui ratusan warga perantau di Makodim  Wamena, Ahad (29/9) .

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat menemui ratusan warga perantau di Makodim Wamena, Ahad (29/9) .

Foto: Dok Pemprov Sumbar
Donasi dari warga Sumbar untuk korban tragedi Wamena telah mencapai Rp 4,88 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menutup rekening Sumbar Peduli Sesama yang selama ini dibuka buat menggalang dana bantuan korban tragedi Wamena. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.

Hingga saat ini kata dia masih ada bantuan yang mengalir buat meringankan beban perantau Minang di Wamena yang terdampak tragedi kemanusiaan di Wamena akhir September lalu. "Jumat tanggal 18 Oktober donasi kita tutup. Berapapun dapatnya," kata Nasrul, Jumat (11/10).

Nasrul menyebut setelah rekening donasi Sumbar Peduli Sesma ditutup, Pemprov Sumbar akan mempublikasikan jumlah uang yang masuk dan uang yang sudah terpakai.

Informasi yang diterima Republika dari epala Biro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal, rekening Sumbar Peduli Sesama sudah mendapatkan transferan dana sebesar Rp 4,88 miliar. Dana yang sudah terpakai buat memulangkan perantau dari Wamena sebesar Rp 2,061 miliar. Sekarang saldo yang tersisa sebanyak Rp 2,822 miliar.

Uang sisa ini nantinya akan sepenuhnya diberikan Pemprov kepada perantau Wamena. Tapi pihaknya kata Nasrul akan membuat formula yang tepat untuk membagikan bantuan ini kepada korban perantau Wamena.

Baca Juga

Pemprov bisa membantu pengungsi Wamena untuk membantu permodalan buat usaha. Bantuan modal ini akan merata buat perantau yang sudah kembali ke Sumbar dan perantau Minang yang bertahan di Wamena.

"Nanti akan kita bicarakan lagi bagaimana cara terbaik untuk menyalurkan bantuan," ucap Wagub Sumbar.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA